Muhammadiyah: Terompet Bermotif Al Quran Bukti Keteledoran Kemenag

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 30 Desember 2015, 07:18 WIB
Muhammadiyah: Terompet Bermotif Al Quran Bukti Keteledoran Kemenag
Faozan Amar/net
rmol news logo . Sekretaris Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah, Faozan Amar mengatakan munculnya terompet berbahan Al Quran yang dijual jelang tahun baru adalah bukti keteledoran jajaran Kementerian Agama (Kemenag).

"Mestinya Kemenag jangan hanya pada proyek pengadaan dan pentashihan Al Quran saja, tetapi juga melakukan monitoring pada proses cetak dan pasca cetak, terutama yang dilakukan oleh percetakan milik swasta," ujar Faozan menambahkan, Rabu (30/12).

Menurutnya, kalau yang mencetak ini adalah Lembaga Pencetakan Al Quran (LPQ) milik Kemenag, tentu limbah pencetakan Al Quran dihancurkan supaya tidak disalahgunakan. Tapi bagaimana kalau yang mencetak itu perusahaan swasta, siapa yang mengawasi. Sebab setiap percetakan pasti menghasilkan limbah kertas bekas. Dan jika dijual ke pengepul itu lumayan nilainya.

Buktinya, lanjut Faozan, Polri menemukan berton-ton kertas bekas limbah pencetakan Al Quran. Oleh pengepul bisa saja ini dijual ke pengerajin terompet, sehingga digunakan untuk membuat terompet dan dijual ke masyarakat.

"Jadi, munculnya terompet bermotif Al Quran adalah bukti keteledoran Kementerian Agama dalam mengawasi pencetakan Al Quran," demikian Faozan. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA