Ia menargetkan Indonesia dapat memperbaiki Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dari skor 34 menjadi setidaknya memperoleh skor 50.
"Di bawah pimpinan saya dan empat lainnya (KPK dapat) lebih baik dan meminimalkan tindak pidana korupsi. (IPK) kita sekarang 34, dan Malaysia 50. Kita berharap dapat meningkat seperti negara-negara lain. Dari data, tidak ada negara yang memiliki skor IPK 50 yang tidak sejahtera. Semoga kita bisa cepat-cepat menjadi negara yang sejahtera," ujar Agus Raharjo dalam pidato peresmian gedung baru KPK, Jakarta, Selasa (29/12).
Dalam kesempatan tersebut, Agus Raharj memaparkan mengenai gedung baru mereka. Ia menjelaskan gedung yang terletak tidak jauh dari kantor KPK lama itu diharapkan menjadi percontohan bagi gedung-gedung yang ada di Jakarta dan Indonesia. Gedung dengan 16 lantai dan menelan anggaran sekitar Rp 315 miliar ini menerapkan konsep smart, green, secure building.
Peresmian gedung baru KPK ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Presiden Ketiga RI BJ Habine, Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Kesembilan RI Hamza Haz, para menteri Kabinet Kerja, lima komisioner KPK, mantan pimpinan KPK, Jaksa Agung Agung HM. Prasetyo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.
[rus]
BERITA TERKAIT: