Sementara kedua pelaku, Syed Rizwan Farook (28) dan Tashfeen Malik (27) tewas dalam aksi saling tembak dengan polisi yang berusaha menghentikan mereka.
Pasangan ini memiliki seorang anak perempuan yang baru berusia 6 bulan. Aksi nekat itu mereka lakukan saat menghadiri pesta yang diselenggarakan seorang teman mereka. Diduga, keduanya telah merencanakan aksi tersebut.
Kepala Polisi Distrik San Bernardino, Jarrod Burguan, hari Kamis waktu setempat (3/12) mengatakan, pihaknya masih belum menemukan motif di balik aksi itu. Juga belum bisa dipastikan apakah pasangan muda ini memiliki kaitan dengan kelompok teroris.
Senjata yang mereka gunakan dibeli dengan cara yang legal.
Farook lahir di Amerika Serikat. Sementara kebangsaan Malik belum diketahui pasti.
Salah seorang saudara Farook, Burguan Farook, juga mengatakan dirinya dan keluarga besar mereka sama sekali tidak bisa menebak apa yang melatarbelakangi pembantaian itu.
[dem]
BERITA TERKAIT: