Ketika Sekjen PDIP Kembali Demam Musik...

Kamis, 26 November 2015, 07:36 WIB
Ketika Sekjen PDIP Kembali Demam Musik...
rmol news logo . Kemana-mana Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bisanya selalu menenteng notepad.

Kini, tak hanya notepad yang dibawa Hasto. Hasto juga belakangan ini terlihat suka membawa Bose Soundlink Mini Bluetooth Speaker. Alat ini merupakan sebuah speaker portable murah berukuran kecil tapi mampu mengalahkan speaker yang jauh lebih besar dari sisi detail suara yang dihasilkan.
 
Terkait kebiasaan baru ini, Hasto menjelaskan bahwa sesunggunya dia itu adalah seorang penikmat musik. Namun ia lupa akan musik setelah terlalu sibuk di dunia politik. Hingga akhirnya, dua bulan lalu, putera Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Prananda Prabowo, memberinya saran agar hidup ini tidak terlalu kering.

"Kalimat Mas Nanan itu menginspirasi saya untuk kembali mengingat hobi lama. Mendengarkan musik. Sekarang Bose Soundlink mini ini  selalu menemani kemanapun saya pergi," kata Hasto (Kamis, 25/11).

Saat ini, Hasto sedang sibuk-sibuknya keliling Indonesia karena ada agenda Pilkada serentak. Di tengah kesibukan ini, Hatso pun kembali mengingat dan mengumpulkan lagu-lagu lama kesukaannya. Dia men-download lagu itu ke telepon genggamnya.

Lagu dari berbagai genre yang dulu gemar disenandungkannya pun terkumpul; mulai dari hits Michael Jackson, Bon Jovi, Celine Dion. Termasuk lagu-lagu abadi Engelbert Humperdinck.
 
"Lagu-lagu Indonesia pun banyak. Lagu Dan miliknya Sheila on Seven, Jika-nya Melly Goeslow dan lain-lainnya. Lagu Aku Melihat Indonesia milik Rodinda pun sering saya putar," ujarnya.
 
Untuk diketahui, Prananda Prabowo ikut berperan di  band Rodinda, yang lirik lagunya sarat pesan kebangsaan. "It Must Have been Love-nya Roxette  sempat saya sukai. Ada kisahnya saat di Malioboro. Setiap lagu yang  kita sukai tentunya ada kisahnya," sambung Hasto Hasto.
 
Hasto juga merupakan fans berat Michael Learns to Rock (MLTR) dan band legenda Koesplus. Dia bercerita saat masih murid SMP di Yogjakarta, dia paling menyukai lagu slowrock dari band Jerman Scorpion berjudul Still Loving You.
 
"Kalo dari MLTR lagu favorit  saya That’s Why You Go Away. Sebenarnya saya  juga suka lagu 25 Minutes tapi nadanya sangat tinggi. Susah saya nyanyinya," kata Hasto terkekeh. Sementara lagu Koesplus yang disukainya berjudul Nusantara.

Di awal era 90-an Hasto sangat menyukai lagu-lagu ciptaan Gombloh. Salah satunya lagu yang melegenda dan penuh pesan nasionalisme berjudul Kebyar-Kebyar. Kini, Hasto pun memastikan bahwa ia mencoba mengelola partai sambil mendengarkan musik sebagai inspirasi.
 
"Saya antusias mengurus partai tapi saya tergugah dengan nasihat Mas Nanan  agar hidup jangan kering. Saya memilih mendengarkan lagu. Mendengar lagu membuat saya menjadi energik," demikian Hasto. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA