Indonesia, ungkap ungkap Wakil Menteri Luar Negeri, AM Fachir, adalah bangsa paling kaya sedunia dengan keragamannya, berpenduduk mayoritas Muslim, dan negara demokrasi terbesar ketiga.
"Kita dilihat sebagai miniatur bagaimana keragaman, Islam, dan demokrasi saling bersandingan," paparnya saat membuka Konferensi ke-4 International Conference of Islamic Scholars (ICS) di Malang, Senin (23/11).
Menurut Fachir, Indonesia mewarisi tradisi berdialog, toleransi, dan kearifan lokal yang menjadi modal sosial luarbiasa untuk saling merekatkan satu sama lain dan media efektif untuk membangun perdamain dan menyelesaikan konflik.
"Pemerintah terus berupaya untuk menginisiasi beragam agenda dialog baik dalam dan luar negeri," demikian Fachir.
[ysa]
BERITA TERKAIT: