Seleksi Pendamping Desa Transparan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Jumat, 30 Oktober 2015, 16:19 WIB
Seleksi Pendamping Desa Transparan
rmol news logo Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi turun langsung memantau proses seleksi pendamping desa di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menteri Marwan Jafar ingin memastikan proses seleksi pendamping desa berjalan seusai prosedur dan transparan.

"Saya baca salah satu media bahwa Wakil Gubernur NTB memberikan statemen seleksinya secara transparan. Kita buktikan secara transparan. Sekarang di NTB sama Sumsel. Di Sumsel 5000 orang sudah lolos long list," ujar Marwan, saat melakukan sidak, di kantor PPMD Provinsi NTB, Jumat (30/10).

Marwan menjelaskan, proses seleksi terbuka yang tengah berlangsung di NTB menunjukkan bahwa seleksi pendamping desa dilakukan transparan.

"Hari ini adalah tes untuk TA dan Pendamping Desa (PD), dan yang mengikuti tes ini adalah mereka yang sudah lolos seleksi administrasi," katanya usai menyaksikan langsung tahap seleksi aktif para calon pendamping desa tersebut.

Sebagai informasi, kuota pendamping desa di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berjumlah 19 untuk Tenaga Ahli (TA) tingkat kabupaten, 111 Pendamping Desa (PD) tingkat kecamatan dan 263 untuk Pendamping Lokal Desa (PLD).

Dalam kesempatan tersebut Marwan juga sempat menyodorkan sejumlah pertanyaan kepada beberapa calon pendamping desa yang tengah mengikuti seleksi aktif untuk mengetahui kemampuan para peserta seleksi. Salah satunya, Marwan mempertanyakan pengalaman kerja dibidang pendampingan atau pemberdayaan masyarakat.

"Kemarin sudah pernah punya pengalaman pendampingan apa belum?" tanya Marwan. "Sudah pak, kemarin pengalaman menjadi pendamping PKH," jawab salah satu peserta.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA