Pemeriksaan Setya dan Fadli terkait pelanggaran kode etik‎ atas pertemuan mereka dengan bakal Calon Presiden AS, Donald Trump pada 3 September 2015 lalu.
Anggota MKD Sarifuddin Sudding berharap, sebagai pimpinan dewan Setya dan Fadli bisa memenuhi undangan MKD.
"Kita berharap sebagai pimpinan dewan berikan contoh yang baik terhadap anggota," kata politikus Partai Hanura itu di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 12/10).
Menurutnya, mekanisme pemanggilan politikus Partai Golkar dan Partai Gerindra itu telah diatur dalam UU MD3.
"Ini penggilan kedua. Kita ingin konfirmasi tentang dokumen yang didapat MKD," tukas Sudding.
Sampai berita ini diturunkan, baik Setya maupun Fadli belum terlihat hadir di ruangan MKD, lantai 2 gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.
Dari jadwal yang tersebar, jam 1 siang Fadli Zon sebagai Presiden GOPAK dan Ketua BSDKP DPR Nurhayati Ali Assegaf diagendakan berkunjung ke KPK.
[ysa]
BERITA TERKAIT: