IMSS 2015

Batu Akik Dipajang Sejajar dengan Perlengkapan Militer

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 18 September 2015, 11:17 WIB
Batu Akik Dipajang Sejajar dengan Perlengkapan Militer
foto: mabesal
rmol news logo . Di tengah kegiatan pertemuan yang bertajuk 2nd International Maritime Security Symposium 2015 (IMSS 2015) yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta pada tanggal 16-17 September 2015, ada sebuah stan unik diantara 18 stan Expo yang turut memeriahkan kegiatan pertemuan pemimpin Angkatan Laut dunia itu, yaitu stan batu akik.

Ke-18 stan didirikan di depan Grand Flores Room Hotel Borobudur dengan produk yang ditawarkan berupa berbagai perlengkapan militer seperti jenis beragam senjata/senapan, seragam TNI, sepatu, rompi tahan peluru, bahan peledak, perusahaan pesawat terbang, peralatan komunikasi, bahan peledak, hingga galangan kapal. "Pertemuan internasional ini kita manfaatkan untuk mempromosikan produk dalam negeri. Ada beberapa peserta dari negara lain yang tertarik dengan produk-produk tersebut," jelas Ketua Bidang Expo IMSS 2015 Kolonel Laut (T) Eko Sudjatmiko, Jumat (18/9).

Apik Gemstone, nama stan itu, adalah satu-satunya stan yang berbeda dengan stan lainnya yang umumnya memajang perlengkapan militer. Stan ini justru memajang berbagai jenis batu akik lokal dan sengaja diundang bersama 17 perusahaan lain untuk ikut memeriahkan kegiatan Expo dalam IMSS 2015. "Kami mendapat undangan dari panitia untuk mengisi stan batu akik dalam acara ini," kata Hendrik pemilik stan Apik Gemstone yang sehari-hari membuka tokonya di Tamini Square, Jakarta Timur. Hal senada disampaikan Ketua Bidang Expo IMSS 2015 Kolonel Laut (T) Eko Sudjatmiko, "Hal ini atas perintah Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. karena batu akik lagi trend, sekaligus untuk memberi kesempatan kepada para peserta asing dapat melihat-lihat atau membeli sebagai oleh-oleh mereka kembali ke negaranya," tandasnya.

Selain stan batu akik, tercatat 17 stan lainnya tampil memajangkan produknya masing-masing, yaitu PT Daya Radar Utama, PT Palindo Marine Shipyard, PT Pindad, PT Dahana, PT Krakatau Steel, PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari, PT PAL Indonesia, PT Gatsu Watermas Putra, PT T&E Simulation, PT LEN Industri, PT Saba Wijaya Persada, PT Famatex, PT Dirgantara Indonesia, PT, Info Global Teknologi Semesta, PT Kadomas Avia Sindo, PT Perkasa Aman Sentosa, dan Pastactical.com.

Hari ini, IMSS 2015 berakhir, sebagian besar delegasi Angkatan Laut dari 42 negara meninggalkan tempat tinggal selama pertemuan, Hotel Borobudur Jakarta, menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk kembali ke negaranya masing-masing. Sebagian ada yang menuju Palu, Sulawesi Tengah untuk menghadiri kegiatan Sail Tomini 2015.

Simposium kemaritiman tingkat internasional bertema "Maritime Confidence Building and Mutual Cooperation for Peace and Prosperity" (Membangun Kepercayaan dan Kerjasama di Bidang Maritim guna Mencapai Perdamaian dan Kemakmuran Bersama) juga diikuti Menko Polhukan Luhut Binsar Pandjaitan yang juga bertindak sebagai Keynote Speech, serta juga dihadiri Menko Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, dan Wakil Menteri Luar Negeri Dr. AM Fachir, Kepala Bakamla, Waka Basarnas, serta pejabat TNI/TNI AL dan Polri.

IMSS 2015 diikuti oleh delegasi yang dipimpin Perwira Tinggi Angkatan Laut 42 negara di dunia, 7 negara diantaranya dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut-nya, yakni Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. (selaku tuan rumah), Kasal Belanda LT Gen (RNMC) Rob Verkerk, Kasal Malaysia ADM Tan Sri Abdul Aziz bin Hj. Jaafar, Kasal Philipina RADM Ronald Joseph S. Mercado, AFP, Kasal Timor Leste CDR Higino Das Neves, Kasal Portugal ADM Luis Manuel Fourneaux Macieira Fragoso,  dan Kasal Singapura RADM Jackson Chia. Sementara itu 35 delegasi Angkatan Laut negara-negara lainnya dipimpin oleh perwakilan Perwira Tinggi-ya, yaitu dari negara-negara: Australia, China, Jepang, Thailand, Jerman, Inggris, Perancis, Kanada, Bangladesh, Brazilia, Brunai Darussalam, Arab Saudi, Kamboja, Lebanon, Turki, India, Korea Utara, Korea Selatan, Laos, Mesir, Iran, Afrika Selatan, Nigeria, Papua Nugini, Irlandia, Myanmar, Pakistan, Selandia Baru, Peru, Polandia, Rusia, Spanyol, Srilanka, Vietnam, serta tak ketinggalan negara adidaya Amerika Serikat yang dipimpin delegasinya oleh Panglima Armada Ketujuh (Commander of Sevent Fleet) VADM Joseph Aucoin.

IMSS 2015 diikuti 350 peserta, selain 7 (tujuh) Kepala Staf Angkatan Laut dan delegasi perwakilan Angkatan laut yang dipimpim Perwira Tinggi, turut hadir pula jajaran Atase Pertahanan (Athan) negara-negara asing di Indonesia, Komunitas Maritim Internasional, termasuk unsur-unsur kemaritiman dalam negeri antara lain Polri, Bakamla, Basarnas, Kementerian dan Lembaga RI, Rektor/Dekan Fakultas Kelautan Perguruan Tinggi, Pemimpin Redaksi media massa, dan organisasi kemaritiman, pakar/pengamat kemaritiman, dan lainnya.

IMSS 2015 ini digagas oleh Indonesia, dalam hal ini TNI Angkatan Laut, dan merupakan even penyelenggaraan yang kedua kalinya dihelat Indonesia (TNI Angkatan Laut), serta selanjutnya akan menjadi agenda rutin dua tahunan TNI Angkatan Laut. Penyelenggaraan IMSS sebelumnya dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2013 lalu yang juga dihelat di tempat yang sama, Hotel Borobudur, Jakarta. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA