Tragedi itu hanya berselang tiga hari sejak menghajar Lazio 3-0 di Liga Champions, dan cuma sesaat setelah bintang mereka, Son Heung-Min lepas ke Tottenham, Pelatih Munchen Pep Guardiola pun terkejut denÂgan keberhasilan timnya menang besar dari tamunya itu. Dan yang paling mengejutkannya lagi, pasukannya hanya memberi satu kesempatn emas kepada tim asuhan Roger Schmidt itu.
"Saya sangat gembira, kami melawan tim yang sangat baÂgus," ucap pelatih asal Spanyol seperti dilansir
Goal, kemarin.
Pelatih berkepala plontos itu bahkan mengaku bangga denÂgan pemainnya lantaran bisa membuat tim peringkat empat musim lalu tak berdaya, sekaliÂgus memastikan tig kemenangan beruntun awal musim ini.
Gol pembuka Munchen di menit ke-26 berawal dari umÂpan jauh Xabi Alonso, Douglas Costa menyuur sisi kanan perÂtahanan Leverkusen dengan sangat cepat.
Setelah menarik perhatian bek lawan, dia melepaskan umpan tarik yang mampu diselesaiÂkan dengan baik oleh Thomas Mueller.
Walaupun terus menekan perÂtahanan Leverkusen, Munchen gagal menambah keunggulan, dan skor 1-0 untuk Bayern bertahan hingga turun minum. Pada babak kedua, Bayern dan Leverkusen saling menekan. FC Hollywood ingin mencetak gol untuk memperlebar jarak, sedangkan Leverkusen masih mencari gol penyeimbang.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Leverkusen malah kebobolan gol kedua. Salah seorang bek tim tamu terlihat menjatuhkan Arturo Vidal di koÂtak penalti dan tanpa segan, waÂsit Florian Meyer pun menunjuk titik putih untuk Bayern. Mueller yang merupakan eksekutor penÂalti untuk Bayern berhasil memÂbuat gol keduanya pada malam itu dimenit ke-60.
Pada menit ke-71, wasit kemÂbali memberikan penalti untuk Bayern karena handsball yang diÂlakukan bek Leverkusen, Roberto Hilbert.
Kali ini, Arjen Robben yang menjadi eksekutor pun berhasil mencetak gol pertamanya di musim ini. Hingga laga berakhir, skor 3-0 bertahan untuk kemenanÂgan tim tuan rumah. Tambahan tiga angka ini Munchen berhak bertengger di puncak klasemen sementara Bundesliga. Sedangkan Leverkusen terjungkal ke posisi 16.
Guardiola pun berharap para pemainnya bisa kembali tanpa "virus FIFA" setelah kembali dari jeda internasional.
"Kami harus meningkatkan penyelesaian akhir jika ingin mengalahkan tim terbaik di Eropa. Sekarang saya hanya berharap pemain akan kembali tanpa cedera dari break internaÂsional," ujarnya. ***
BERITA TERKAIT: