Hasil Shakhtar itu diperoleh usai menahan imbang Rapid Vienna 2-2 pada kualifikasi Liga Champion leg kedua di L'viv Arena, kemarin.
Lucescu meminta timnya segera berbenah guna menghadapi persaingan yang lebih berat ke depannya.
"Kami lolos namun saya tidak puas dengan performa kami, terlebih di babak kedua. Kami memiliki banyak peluang naÂmun tidak bisa menghadirkan killer pass di sepertiga akhir lapangan," sesal Lucescu dikutip laman resmi UEFA.com.
Dia bilang, akan segera menÂgubah taktik serang dan pertahÂanan tim. Jika terlambat, maka bukan tidak mungkin Donetsk akan tersingkir di babak grup. Apalagi, kata dia, kemenangan atas Vienna kali ini sebenarnya hanyalah keberuntungan bagi timnya.
"Jujur saja, saya tidak berpikir saya memiliki keberuntungan yang sebesar ini dalam karier saÂya. Vienna bisa saja mencetak dua gol lagi di sepuluh menit terakhir. Saya harap kami akan lebih fokus di babak grup," tegasnya.
Meski bermain di tempat netral di Lviv, Donetsk tetap membuktikan kalau mereka layak lolos ke fase grup Liga Champions 2015. Beruntung paÂda laga pertama Hirnyky mampy mengantongi kemenangan 1-0. Sehingga hasil imbang 2-2 daÂlam laga ini tetap mengantarkan mereka bertarung ke kompetisi terakbar di Eropa itu.
Dominasi Shakhtar sudah terÂlihat sejak menit awal bergulir. Mereka langsung menguasai pertandingan dan menusuk area pertahanan Rapid. Hasilnya, pada menit ke-10, Marlos sukses membuka keunggulan bagi tuan rumah melalui tendangan kerasÂnya ke arah sudut kanan atas lawan. Shakhtar unggul 1-0.
Namun tim tamu tak lantas meÂnyerah. Hanya dalam kurun waktu tiga menit, jawara Bundesliga Austria itu sukses menyamakan kedudukan lewat aksi Louis Schaub yang mampu menyelesaikan keÂmelut di depan gawang Shakhtar. Selang sembilan menit, Rapid berbalik unggul setelah Steffen Hofmann mampu melepaskan tendangan bebas yang tak mampu dihalau kiper Shakhtar. Asa Rapid untuk lolos ke babak berikutnya pun kian besar.
Tapi sayang, Shakhtar mamÂpu menyamakan kedudukan lima menit berselang lewat aksi Oleksandr Hladkiy. Pada babak kedua, Shakhtar dan Rapid tak menurunkan tempo permainan. Kedua tim tetap bernafsu mengeÂjar gol berikutnya. Namun Rapid harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-88. Meski begitu, tak ada lagi gol tercipta hingga babak. ***
BERITA TERKAIT: