Malmo Dapat Ucapan Selamat Ibra

Lolos Fase grup Liga Champion

Kamis, 27 Agustus 2015, 09:39 WIB
Malmo Dapat Ucapan Selamat Ibra
Zlatan Ibrahimovic/net
Kecil Besar
rmol news logo Malmo sukses lolos dari situasi kurang menguntungkan di leg kedua play-off Liga Champions. Menjamu Celtic di Swedbank Stadion dalam posisi tertinggal kemarin, tuan rumah berhasil membalikkan keadaan 2-0, sam­pai akhirnya sukses lolos ke fase grup.

Pelatih Celtic, Ronny Deila menyesalkan kegagalan anak asuhnya. Menurutnya, kekala­han itu lantaran tidak adanya kerjasama yang bagus di antara tim. Dia menilai, Celtic masih mengandalkan kekuatan individu.

"Ini cukup sederhana, kami nampak terlihat tidak nyaman dengan bola. Kami terlihat ketaku­tan di luar sana, dan itu sangat mengecewakan," sesal Deila, dikutip laman resmi UEFA.

Celtic harus menunda keinginan kem­bali berlaga ke babak utama Liga Champions. Kebobolan dua gol di laga ini menghapus keunggulan 3-2 dari pertemuan pertama. Celtic akhirnya tersingkir dengan agregat 3-4.

"Kami seperti ini sebagai sebuah tim, bukan hanya satu atau dua pemain. Kami tidak men­capainya sebagai tim dan itu tanggung jawab saya," ujarnya.

Sepasang gol diciptakan skuat asuhan Age Hareide yang dicetak Markus Rosenberg dan gol bunuh diri Dedryck Boyata. Deila pun mengaku Malmo layak lolos ke fase grup. "Kami tidak berada di level yang kami harapkan. Malmo layak mendapatkannya," imbuh Deila.

Lolosnya Malmo ini mendapat ucapan selamat dari bintang Paris Saint-Germain (PSG) Zlatan Ibrahimovic, bekas alamamater sang sang bomber.

Ucapan itu diberikan Ibra melalui akun instagram pribadinya @iamzlatani­brahimovic, di mana ia memasang gambar pemain Malmo merayakan gol kemenangan dan menu­liskan beberapa kata yang mengisyaratkan bahwa dirinya sangat gembira dengan lolosnya Malmo.

"Malmo lolos Liga Champions. Hal yang sangat indah. Saya berharap mer­eka dapat pengalaman mengesankan di Liga Champions. Selamat," tulis Ibrahimovic.

Seperti diketahui Ibra memang belajar sepak­bola di akademi sepakbola junio Malmo sejak 1987. Ia baru naik ke tim utama Malmo sejak 1999 sampai 2001. Tampil sebanyak 40 kali membela Malmo, Ibra muda saat itu berhasil menorehkan 16 gol. Bakat Ibra di Malmo ini kemudian dihendus oleh pemandu bakat Ajax Amsterdam yang semakin mengasah kemam­puan Ibra menjadi pemain kelas dunia.

Karena setelah memperkuat Ajax, Ibra melanjutkan petualangannya ke klub-klub besart Eropa seperti Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan, dan kini PSG.

Berlaga di Swedbank Stadion, kemarin. Malmo dalam posisi tertinggal 2-3 dari laga leg pertama, mendapatkan angin segar di leg kedua setelah Markus Rosenberg mencetak gol di menit ke-23.

Skor tersebut sejatinya sudah cukup mem­bawa mereka lolos. Namun keberuntungan me­naungi kampiun Liga Swedia tahun lalu itu, di mana Dedryck Boyata mencetak gol bunuh diri dan menegaskan kemenangan mereka. Malmo pun memastikan diri menang 2-0 dan melaju ke fase grup dengan keunggulan agregat 4-3.

Di laga lainnya, Basel gagal melang­kah ke fase grup Liga Champions UEFA. RotBlau julukan Basel sempat bermain imbang atas klub asal Israel, Maccabi Tel Aviv 1-1 pada leg kedua babak play-off Liga Champions di Bloomfield Stadium, kemarin. Namun, Maccabi unggul dari gol tandang dengan agregat 3-3, setelah berimbang 2-2 pada pertemuan pertama di kandang Basel

Pelatih Basel, Urs Fischer mengaku kecewa dengan hasil yang diperoleh tim. Menurutnya Basel kurang beruntung untuk mela­lui babak play-off Liga Champions.

"Tidak banyak yang harus dikatakan, kami tidak berun­tung dan kami tidak mendapatkan resep untuk mengehentikan Maccabi," kata Fischer. ***
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA