"Kami Meminta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebagai atasan dari Menteri Agama untuk turun tangan mengatasi kasus visa, karena Kemenag sudah terbukti tidak mampu menyelesaikan masalah ini," kata anggota Komisi VIII dari Fraksi Demokrat, Khatibul Umam Wiranu, sebagaimana dilansir
JPPN (Selasa, 25/6).
"Jangan sampai persoalan visa ini tidak dapat teratasi dan mengakibatkan calon jamaah haji gagal berangkat ke tanah suci," sambung dia
Ia pun meminta pemerintah tak mengkambinghitamkan mekanisme pembuatan visa dari manual ke elektronik (e-haj). Itu karena pemerintah Arab Saudi sudah menginformasikan jauh-jauh hari soal perubahan sistem dari manual ke elektronik, bahkan sebelum pelaksanakan ibadah haji 2014.
"Ini artinya pemerintah sudah mengetahui apa yang harus dipersiapkan, dilakukan, dan dibereskan untuk menerapan sistem elektronik pada penyelenggaraan haji 2015, termasuk juga tahu, seluruh komponen penyelenggaraan haji harus diselesaikan dengan sistem e-haj baru visa turun," jelasnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: