Demikian disampaikan Ketua Umum GWS Giwo Rubianto Wiyogo dalam keterangannya, Sabtu (22/8). Pesan itu juga ia sampaikan saat melantik pengurus GWS DPW Jawa Barat, GWS DPC Bandung, GWS DPC Cirebon, GWS DPC Ciancur dan GWS DPC Tasikmalaya 19 Agustus 2015.
"Mari sama-sama kita singsingkan lengan untuk bersama-sama bekerja dalam upaya menjadikan wanita-wanita Indonesia sebagai wanita yang sejahtera, mandiri, bermanfaat dan visioner, yang dapat membawa perubahan kepada rumah tangga, keluarga, lingkungan, masyarakat dan negara," kata Giwo.
Jelas dia, menjadi anggota GWS harus menjadi anggota koperasi, Koperasi Daya Karya Wanita. Koperasi ini merupakan badan usaha yang dimiliki dan dibentuk oleh GWS.
"Saya meminta dan menegaskan bahwa setiap DPW untuk segera membangun koperasi. Dan kepada pengurus koperasi nanti diharapkan segera dapat mensosialisasikan pembentukan koperasi tersebut. Terutama DPC-DPC di daerah pelosok, saya berharap dengan adanya koperasi sedikit demi sedikit rentenier akan tergeser dan hilang, dimana rentenir banyak menjerat kaum perempuan," paparnya.
Giwo juga menekankan bahwa di dalam menjalankan tugas di organisasi GWS diperlukan adanya suatu keikhlasan, kejujuran, bekerja disertai doa dan menjaga nama baik organisasi serta menjalin komunikasi yang erat dengan keluarga besar GWS.
"Seperti salah satu kebudayaan Jawa Barat yang dapat kita tiru dan tauladani yaitu kesenian angklung yang jika dimainkan bersama-sama dapat menghasilkan nada yang indah dan harmonis. Terakhir, tingkatkan dan perluas kerjasama dengan mitra-mitra GWS baik dengan lembaga pemerintah juga swasta, seperti dengan BNN yang sudah melaksanakan sosialisasi di Jakarta," tutupnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: