"Indonesia mengharapkan dukungan dan kerjasama Norwegia dalam memerangi IUU Fishing," ungkapnya.
Hal ini diutarakan Menteri Susi saat membuka dialog bilateral RI-Norwegia yang khusus membahas mengenai IUU Fishing dan kejahatan perikanan di Oslo Norwegia, pada 20 Agustus 2015.
Pertemuan itu berlangsung selama dua hari dan Menteri Susi didampingi oleh Duta Besar RI untuk Norwegia, Yuwono A. Putranto; Ketua Satgas IUU Fishing, Mas Achmad Santosa; Direktur Polair Baharkam Polri, Brigjen Pol Muhammad Chaerul Noor; Direktur Tipidum Bareskrim Polri, BrigjenPol Carlo Brix Tewu; Karo Renkrim Baharkam Polri, Brigjen Pol Kamil Razal; dan Direktur Potensi Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Kementerian Keuangan, Estu Budiarto. Pihak Norwegia yang hadir terdiri dari pejabat tinggi Kementerian Perikanan; Coast Guard; Ministry of Justice and Public Security; Kementerian Luar Negeri; KRIPOS (Badan Investigasi Kriminal Norwegia); Økokrim (Badan Investigasi untuk Kejahatan Ekonomi dan Lingkungan Norwegia); Otoritas Pajak Norwegia; dan Bea Cukai.
Pada kesempatan itu, Dirjen Budidaya dan Perikanan Kementerian Perikanan Norwegia, Vidar Landmark menyatakan bahwa Indonesia merupakan mitra yang penting bagi Norwegia. Oleh karena itu, Pemerintahnya sangat menyambut baik inisiatif Pemerintah Indonesia.
Siap mendukung serta bekerjasama baik secara bilateral maupun di berbagai forum internasional mengenai isu IUU Fishing," tegasnya.
Menteri Susi berpendapat forum dialog ini menjadi wadah yang bermanfaat bagi kedua negara untuk saling berbagi pengalaman dan tukar pikiran mengenai kasus-kasus IUU Fishing yang terjadi di wilayah masing-masing. Kedua negara memiliki kesamaan pandanganbah waisu IUU Fishing adalah isu kejahatan yang multidimensi dan mengglobal.
"Pertemuan tersebut berhasil mengidentifikasi bentuk kerjasama kongkrit yang dapat dilakukan oleh kedua negara dalam menangani IUU Fishing dan kejahatan perikanan," jelas Menteri Susi seperti dalam rilis KBRI Oslo, Sabtu (22/8).
Kunjungan Menteri Susi ke Norwegia ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan bilateral Presiden RI Joko Widodo dengan Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg di Jakarta pada 14 April 2015 dan pertemuan Komisi Bersama Menlu RI dengan Menlu Norwegiadi Oslo pada 17 Juni 2015.
Selama di Norwegia pada tanggal 18-21 Agustus 2015, Menteri Susi mengadakan berbagai pertemuan di Kota Trondheim dan Oslo. Secara umum kunjungan kerja ini dimaksudkan untuk membahas rencana kerjasama kedua negara di bidang aquaculture, sustainable fisheries dan IUU Fishing. Dan untuk menindaklanjuti kunjungan kerja Menteri Susi ini, Menteri Perikanan Norwegia, Elisabeth Aspaker direncanakan akan melakukan kunjungan balasan ke Indonesia pada bulan November 2015.
[rus]
BERITA TERKAIT: