Puisi Denny JA bercerita tentang masalah ‎toleransi agama, Indonesia yang masuk dalam top 7 terburuk dunia bersama Mesir, Burma, dan Rusia. Data yang ia pakai berasal dari PEW Research Center, 2014.
Puisi pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) ini juga bercerita soal korupsi Indonesia yang juga termasuk buruk karena berada di rangking 107 dunia. Indonesia kalah bersih soal korupsi dari Malaysia, apalagi Singapura. Kali ini Denny menggunakan data dari Transparancy Internasional tahun 2014.
Puisi juga menginggung mengenai indeks hidup bahagia, Indonesia juga tertinggal jauh. Rangking Indonesia jauh di nomor 76. Penduduk indonesia kalah dalam indeks bahagia dibandingkan penduduk Vietnam atau Rusia. Denny JA mengambil referensi dari SDSN tahun 2015.
Sementara GDP per kapita Indonesia yang masih tergolong miskin di dunia, no 102, kalah dari Thailand, apalagi Singapura juga menjadi isi puisi Denny JA. Data diambil dari WEOD, 2014.
Dalam puisi itu dikisahkan guru agama bingung. Ia harus ceritakan apa kepada muridnya? Jika pemimpin amanah, kok korupsi merajalela? Jika keberagaman dilindungi, kok tingkat diskriminasinya paling tinggi?
Namun sebagai guru agama, ia terus mendidik muridnya cinta negara. Walau sang guru sering merasa ditipu daya oleh penguasa.
[zul]
BERITA TERKAIT: