Karena itu, Sekjen Prodem, Satyo Komeng P, mengingatkan,
reshuffle kabinet harus berorientasi pada keberpihakan Rakyat dan berlandaskan Nawacita serta Revolusi Mental seperti janji kampanye Presiden Jokowi. Dan jika
reshuffle nanti masih berkiblat ke kelompok neoliberal, maka ini akan semakin menjauhkan Jokowi dari rakyat.
Satyo, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 10/8), menilai sekaligus mengingatkan bahwa saat ini kelompok Neoliberal yang berseberangan dengan Nawacita sangat agresif melobi dan mengganggu Jokowi. Ironisnnya lagi, justru mereka semua itu sudah berada di lingkaran utama Jokowi.
"Dugaan saya orang seperti Teten Masduki salah satunya. Orang ring satu Jokowi ini adalah bagian dari lobi kelompok Neolib untuk menggolkan agenda mereka. Jokowi harus berhati-hati untuk memilih dan menetapkan orang dalam reshuffle," tegas Komeng.
[ysa]
BERITA TERKAIT: