Kelompok Neolib Sangat Agresif Ganggu Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 10 Agustus 2015, 06:30 WIB
rmol news logo . Kepercayaan rakyat pada pemerintahan Joko Widodo terus menurun. Maka perombakan kabinet merupakan pertaruhan terakhir Jokowi.

Karena itu, Sekjen Prodem, Satyo Komeng P, mengingatkan, reshuffle kabinet harus berorientasi pada keberpihakan Rakyat dan berlandaskan Nawacita serta Revolusi Mental seperti janji kampanye Presiden Jokowi. Dan jika reshuffle nanti masih berkiblat ke kelompok neoliberal, maka ini akan semakin menjauhkan Jokowi dari rakyat.

Satyo, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 10/8), menilai sekaligus mengingatkan bahwa saat ini kelompok Neoliberal yang berseberangan dengan Nawacita sangat agresif melobi dan mengganggu Jokowi. Ironisnnya lagi, justru mereka semua itu sudah berada di lingkaran utama Jokowi.

"Dugaan saya orang seperti Teten Masduki salah satunya. Orang ring satu Jokowi ini adalah bagian dari lobi kelompok Neolib untuk menggolkan agenda mereka. Jokowi harus berhati-hati untuk memilih dan menetapkan orang dalam reshuffle," tegas Komeng. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA