Dengan berseragam khas tapak suci berwarna merah, mereka terlihat melakukan jalan sehat dari arah Monas. Sesampainya di bundaran HI, para pesilat yang didominasi usia anak-anak ini pun membentuk formasi sederhana dan melakukan beberapa atraksi.
Berbagai jurus andalan pun ditampilkan. Beberapa pesilat cilik yang juga terdiri dari perempuan berkerudung itu sangat piawai memainkan senjata, seperti golok, celurit dan tombak. Tak hanya itu, duel satu lawan satu pun digelar dan jelas menarik banyak perhatian warga di areal bundaran HI.
Menurut salah satu pelatih tapak suci, Ramli, acara jalan sehat dan atrakasi di Bundaran HI itu merupakan rangkaian acara peringatan ke 52 tahun perguruan tapak suci Muhammadiyah.
"Hari ini kita jalan sehat dari Monas ke Bundaran HI kembali ke Monas," kata Ramli kepada wartawan saat ditemui di Bundaran HI.
Ia mengklaim acara jalan sehat itu diikuti oleh sekitar 500 keluarga besar tapak suci Muhammadiyah. Selain acara jalan sehat, tapak suci juga akan memberikan pengukuhan gelar pendekar gelar kehormatan tapak suci pada beberapa kader dan tokoh baik dari Muhammadiyah maupun nasional. Mereka yang diberikan pengukuhan nanti dianggap telah mendukung seni bela diri dan pencak silat tapak suci. Selain itu, sejumlah tokoh yang diberika gelar kehormatan karena keluarganya sudah menjadi bagian dari perguruan seni belaidir tapak suci.
"Sebelum hari ini juga kita sudah mengadakan acara tasyakuran dan refleksi milad tapak suci," demikian Ramli.
[rus]
BERITA TERKAIT: