‎

. Selama ini, BUMN sudah terbukti menjadi tulang-punggung perekonomian di sejumlah negara, termasuk Tiongkok. Namun di Indonesia, sejumlah BUMN papan atas dibiarkan terus merugi akibat kesalahan manajemen dan dugaan adanya kepentingan melekat yang membuat sejumlah BUMN dibajak oleh mafia bisnis yang bertahun-tahun hidup dari tidak optimalnya pengelolaan itu.‎
"Dengan dasar itulah, kami meminta Presiden Jokowi segera mencopot Menteri Rini Soemarno. Indonesoa butuh Menteri BUMN yang bersih dari kepentingan melekat sehingga mampu bertindak tegas untuk mewujudkan BUMN yang handal dalam menjalankankan fungsi strategis sebagaimana yang diperintahkan oleh UU," Kata aktivis Aliansi Masyarakat untuk Indonesia Bersih (AMIR), Rhugby AS, dalam unjuk rasa di Kementerian BUMN, Jakarta (Jumat, 7/8). ‎
‎Ke depannya, imbuh Rhugby, Presiden Jokowi harus mencari figur yang tepat guna menggantikan Rini Soemarno. Menteri BUMN sejatinya selain profesional, berintegritas juga memiliki komitmen kebangsaan yang kuat. ‎
Selama ini dipimpin Rini, sambungnya, kinerja kementerian BUMN tak terkontrol dan tentu saja ini sangat membahayakan perekonomian Indonesia, mengingat besarnya asset BUMN dan fungsi-fungsi strategis yang mestinya diemban oleh perusahaan negara. Bila dibiarkan,  BUMN akan terus menjadi sapi perah kekuatan-kekuatan bisnis yang berada di belakang Rini Soemarno, sehingga akan terus merugi tanpa membawa dampak apapun terhadap kesejahteraan masyar‎akat. ‎
‎"‎Selama menjabat jabatan publik sebelumnya juga tidak ada prestasi yang bisa dibanggakan dari seorang Rini Soemarno, selain bagi-bagi kuota ekspor dan impor yang hanya menguntungkan segelintir orang," demikian Rhugby.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: