Situs toko online
JD.com itu menawarkan berbagai macam makanan, kosmetik, dan aksesoris kepada konsumen di Tiongkok. Sekitar sembilan persen saham dari
JD.com adalah miliader asal Rusia Alisher Usmanov dan Yuri Milner. Pengusaha Rusia itu sejak tahun 2011 sudah berinvestasi di saham internet pengecer Tiongkok sebesar 780 juta dolar AS
Salah satu toko online terbesar di Tiongkok tersebut berharap dapat segera memasarkan semua produk dari Rusia itu sebelum akhir tahun ini. Hal tersebut disampaikan oleh Victor Xu selaku presiden kelompok bisnis internasional JD.com.
"Kami sedang bernegosiasi dengan sejumlah perusahaan Rusia dan produsen yang tertarik," ungkapnya sebagaimana dilamnsir asia.rbth.com.
Lebih lanjut, manajer
JD.com juga sudah bertemu dengan para pejabat dari Pemerintah Rusia dan membahas topik perdagangan antara Tiongkok dan Rusia, ujar Xu.
Sebelumnya Tiongkok sudah memiliki pengalaman dalam penjualan eceran barang milik Rusia lewat situs internet. Seperti yang dilaporkan oleh Kommersant pada 17 Juni lalu, Alibaba Group telah bersepakat dengan jaringan toko Rusia ABK untuk penjualan makanan, kosmetik, dan barang-barang lainnya di Tiongkok.
Menurut Direktur Pengembangan Bisnis AliExpress di Rusia dan CIS Mark Zavadksy, ada minat yang besar dengan produk asing berkualitas tinggi di Tiongkok.
"Para produsen Rusia memiliki potensi untuk menempati posisi tengah di antara produksi asal Eropa yang mahal dan produksi asal Tiongkok yang murah," ungkapnya.
Menurutnya, pada awal Agustus akan dimulai kampanye iklan sepuluh produksi asal Rusia di Tmall Global. Dua pasar internet besar Tiongkok sudah kedua kalinya menyanjung produksi asal Rusia.
"ni hal yang jarang bagi ritel kami," ujar konsultan Jos De Vries The Retail Company Irina Bolotova.
Menurutnya, konsumen Tiongkok akan tertarik dengan produksi makanan laut perusahaan mereka. Saat ini, Tiongkok adalah salah satu mesin utama ekonomi global. Negara ini kaya dan mereka menginginkan sesuatu yang baru dan menarik. Bagi mereka, Rusia adalah pilihan yang eksotis.
Menurut Administrasi Umum Bea Cukai Tiongkok, impor produksi Rusia meningkat sebesar 4,9 persen pada angka 41,6 miliar dolar AS. Sementara ekspor Tiongkok ke Rusia tumbuh sekitar 8,2 persen menjadi 53,68 miliar dolar AS.
[ysa]
BERITA TERKAIT: