Mancini, yang menggantikan Walter Mazzarri sejak November lalu, gagal menginspirasi kebangÂkitan Inter di musim lalu lantaran Inter hanya finis di peringkat delaÂpan dan gagal tampil di kompetisi Eropa musim ini.
"Kami harus lolos ke Liga Champions musim depan karena itulah alasan kami mendatangÂkan Mancini pada November silam," kata Thohir dikutip
Corriere dello Sport, kemarin.
Meski prestasinya tak monÂcer, namun geliat transfer yang dilakukan Inter di musim panas ini cukup fantastis. Faktanya, klub berhasil mendatangkan Joao Miranda, Jeison Murillo, Geoffrey Kondogbia, Martin Montoya, dan segera menyusul Steven Jovetic. Artinya, Thohir masih menaruh kepercayaan penuh kepada Mancini.
"Kami sudah memperpanjang kontrak beberapa pemain top di skuat. Kami juga mendatangÂkan banyak pemain baru. Ada Miranda yang merupakan salah satu dari sepuluh besar bek terbaik di dunia dalam dua tahun terakhir, Murillo yang merupakan youngÂster terbaik di Copa America, dan Kondogbia merupakan gelandang masa depan," ujarnya.
Bahkan, Thohir mengakui sudah bicara empat mata dengan para pemain demi terciptanya tim yang hebat. "Saya ingin mengenal mereka lebih baik dan yang paling penting adalah menÂjelaskan tujuan klub musim ini bisa lolos ke Liga Champions," tegasnya.
Tak hanya mempersiapkan skuat hebat, Thohir juga menjamin klubnya nggak bakal kehabisan duit membiayai operasional tim. Alumni National University ini menjamin klubnya akan mendaÂpatkan dana yang dibutuhkan unÂtuk bisa menjadikan tim besutan Mancini sebagai salah satu tim terbaik di Eropa.
Pernyataan ini diungkapkan Thohir untuk menjawab gosip mengenai ketidaksiapannya menÂgalokasikan dana secara khusus untuk perkembangan tim.
"Dalam beberapa hari ada inforÂmasi yang salah beredar mengenai cara grup saya menjalankan bisnis. Jika memang ada orang yang menÂgira berita ini bisa mengganggu konsentrasi kami untuk meraih hasil penting bersama Inter, mereka salah," ujarnya.
Thohir bilang, akan terus bekerja memperkuat soliditas klub dan memastikan Mancini bisa memiliki tim dengan kualiÂtas terbaik, paling kompetitif di lapangan, dan memberikan performa yang bagus buat fans Inter di seluruh dunia.
Internazionale mencatat hasil kurang menggembirakan di sepaÂnjang mengikuti turnamen praÂmusim International Champions Cup 2015 di Cina. Dari tiga laga yang dijalani, ketiganya berujung pada kekalahan. Tak hanya itu saja, di ketiga laga tersebut, lini depan Inter juga gagal menunjukÂkan produktivitas mereka.
Sebelum ditumbangkan Real Madrid 3-0 tadi malam, Inter diÂtekuk Milan dan Bayern Munich dengan skor sama, 1-0. Kemudian kalah 1-0 dari rival sekota, AC Milan, Sabtu kemarin.
Hasil tersebut berimbas pada kans Inter memenangi Serie AItalia di musim depan. Inter gaÂgal menempati posisi unggulan. Inter hanya menduduki peringÂkat lima dengan 14.00 dalam bursa taruhan. Sementara juara bertahan Juventus menempati urutan pertama di bursa ungguÂlan dengan 1,50, disusul Roma, Napoli dan Milan.
Minimnya kontribusi lini depan Inter diakui Roberto Mancini. Kini hal itu menjadi perhatiannya yang serius. "Jelas kami tidak senang. Tapi patut dimaklumi, kami menghadapi salah satu tim terbaik di dunia," ujar Mancini seperti dikutip situs klub.
Namun, Mancini menegaskan timnya mengalami peningkatan dan mampu menyabet Scudetto setelah finis peringkat delapan musim lalu. Dia pun tak mau ambil pusing performa kurang meyakinkan Internazionale selaÂma pramusim, ia justru optimistis bakal bersaing dengan Juventus dalam perebutan titel Serie A.
"Di setiap pertandingan kami mengalami peningkatan sebagai tim. Juve tetap favorit Scudetto tapi saya yakin ketika semua pemain tersedia, kami akan bekerja denÂgan baik. Saya yakin tentang masa depan kami. Kami memiliki peÂmain yang mampu bersaing dalam perebutan titel," jelas bekas arsitek Manchester City ini. ***
BERITA TERKAIT: