Dompet Dhuafa Rangkul Napi Melalui Dai Sahabat Jalanan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 07 Juli 2015, 19:59 WIB
Dompet Dhuafa Rangkul Napi Melalui Dai Sahabat Jalanan
Kecil Besar
rmol news logo Dompet Dhuafa Jawa Tengah (DD Jateng) berkesempatan untuk berbagi ilmu dan pengetahuan agama kepada para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) wanita Siliwangi pada bulan Ramadhan 1436 Hijriah ini.

Dalam ceramahnya, Ustadz Joko Kristiyanto dari DD Jateng, memberikan materi bertemakan "Ramadhan Bulan Perubahan". Dia mengajak kepada para jamaah Lapas untuk memanfaatkan betul momen Ramadhan ini dengan sebaik-sebaiknya.

"Ramadhan yang singkat ini jangan kita biarkan berlalu begitu saja. Bulan ini harus kita jadikan bulan perubahan menjadi pribadi yang lebih baik,” paparnya, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima petang tadi.

Narapidana juga dapat berkonsultasi mengenai berbagai persoalan pribadi yang dialaminya guna mendapatkan solusi. Ada pertanyaan menarik dari salah satu narapidana, "Apakah pahala hanya didapatkan oleh orang yang baik saja? Dan bisakah orang yang berdosa juga mendapatkan berkah pada bulan Ramadhan?”

"Berkah akan didapat dari orang-orang yang benar-benar ingin mendapatkan berkah terebut. Dan jika orang yang berdosa bersungguh-sungguh untuk bertaubat dan menjalankan ibadah maka berkah yang didapat jauh lebih besar," jawab Ustadz Joko menanggapi pertanyaan tersebut.

Manajer Program DD Jateng Ainu Rofik menyampaikan bahwa tausyiah di Lapas akan diadakan sebanyak lima kali selama bulan Ramadhan. "Ini adalah yang pertama, kita akan adakan empat kali lagi," ujar Rofik.

Program ini bertujuan untuk memberikan siraman rohani dan motivasi kepada narapidana agar mereka tetap tabah dan kuat dalam menjalani masa tahanan. Selain itu, diharapkan juga mereka dapat memperbaiki diri pada momentum Ramadhan yang penuh keberkahan ini.

Tak hanya berisi tausyiah, program Dai Sahabat Jalanan juga dilengkapi dengan berbuka puasa bersama. Setelah itu mereka salat maghrib berjamaah dan dilanjutkan dengan salat Isya serta Tarawih berjamah. DD Jateng berharap nuansa kebersamaan dan persaudaraan akan tercipta diantara mereka. Indahnya bulan ramadhan juga dapat dirasakan oleh mereka yang berada di balik jeruji besi.

Tidak hanya di bulan Ramadhan, membina penghuni lapas menjadi salah satu program reguler Dompet Dhuafa. Di Jabodetabek, Dompet Dhuafa melalui program  Bina Santri Lapas (BSL) membimbing soal agama para warga binaan di Lapas.

Program tersebut sebagai bentuk penyelamatan aqidah dan motivasi hidup agar kelak saat keluar dari Lapas mereka dapat diterima di masyarakat serta dapat membawa perubahan yang berarti dalam hidupnya. Aktivitas tersebut berupa pengajian umum, kajian tematik, belajar baca tulis Al-Qur’an, peringatan hari besar Islam dan pelatihan kader dai. [zul]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA