Kelihatannya, Jokowi cukup bisa menerima kritik yang disampaikan banyak kalangan terhadap kualitas tim ekonomi Kabinet Kerja yang dinilai lemah dan jauh dari cita-cita Trisakti dan Nawacita.
Tetapi, Ketua Presidium Pergerakan Aktivis untuk Reformasi dan Demokrasi (ProDEM), Andrianto, mewanti-wanti agar
reshuffle yang direncanakan Jokowi itu tidak antiklimaks.
"Kalau
reshuffle ini ternyata antiklimaks, maka dia akan berubah menjadi bola salju yang menghancurkan kekuasaan Jokowi," ujarnya dalam perbincangan dengan redaksi (Minggu, 5/7).
Andrianto mengatakan, fakta di lapangan memperlihatkan bahwa Jokowi adalah presiden terlemah, baik pasca reformasi, maupun secara umum dalam tujuh abad sejarah Republik Indonesia.
"Sesungguhnya Jokowi hanya ditopang tidak lebih dari tumpukan kardus. Dia minim dukungan parpol, TNI juga Polri. Yang menopangnya hanya kelas relawan seperti Projo, Bara JP, dan Seknas," kata Andrianto lagi.
"Kalau kabinet yang dibentuknya juga tidak mampu bekerja, maka kehancurannya tinggal menunggu waktu," demikian Andrianto.
[dem]
BERITA TERKAIT: