Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Gerak Indonesia, Teddy. Teddy pun berkesimpulan, Sutiyoso sangat pantas menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Hal senada disampaikan Presidium Forum Aliansi Mahasiswa Intra Kampus (Formik), Ridho Nurpriyadin. Menurutnya, Sutiyoso merupakan tokoh perpaduan sipil dan militer yang sudah pantas menduduki jabatan Kepala BIN.
"Sutiyoso merupakan tokoh prototype perpaduan sipil-militer damban rakyat untuk memimpin BIN," kata Ridho Nurpriyadin dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 30/6).
Sementara Direktur Eksekutif Visi Indonesia, Rusdiansyah berbicara soal isu yang menerpa Sutiyoso. Katanya, dugaan pelanggaran HAM yang ditujukan kepada Sutiyoso sejauh ini belum ada bukti nyata dan juga putusan hukum yang menyatakan terlibat.
"Kita tidak boleh menghukum seseorang dikarenakan asumsi-asumsi dan juga logika-logika yang dibangun tanpa dasar kuat." tandas Rusdiasyah.
Ketiga LSM ini serius mendukung Sutiyoso. Bahkan mereka sudah menyerahkan dukungan melalui Komisi I DPR. Petisi dukungan tersebut masing-masing diterima Ahmad Hanafi Rais dan Asril Tandjung, yang merupakan Wakil Ketua Komisi I DPR RI.
[ysa]
BERITA TERKAIT: