PKS Sebut Penolak Dana Aspirasi Cuma Cari Panggung Politik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 25 Juni 2015, 14:05 WIB
PKS Sebut Penolak Dana Aspirasi Cuma Cari Panggung Politik
jazuli juwaini/net
rmol news logo . Partai Keadilan Sejahera (PKS) adalah salah satu fraksi yang menyetujui Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau dana aspirasi.

PKS menilai program aspirasi itu salah dipahami dan diartikan sebagai dana aspirasi. Akibatnya muncul pandangan bahwa nantinya masing-masing anggota DPR mendapatkan dana aspirasi sebesar Rp 20 miliar per tahun‎.

"Sebenarnya itu bukan dana tapi program. Jadi seorang anggota DPR ketika reses di dapilnya kan ada aspirasi tentu harus disampaikan ke pemerintah. Memang harus di-matching0kan dengan program nasional,"  ujar Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 25/6).

Lebih lanjut Jazuli menyindir beberapa fraksi di DPR yang menolak dana aspirasi. Jazuli bahkan menyebut bahwa penolakan dana aspirasi ini semata dilakukan untuk mencari panggung politik.

"Kalau belum apa-apa sudah ditolak berarti itu sudah politis. Orang yang menolak dengan berapi-api itu sebenarnya cari panggung politik. Tapi nanti tiba-tiba dia ngambil lagi (dana aspirasi)," tandasnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA