"Waduk akan punya dampak yang banyak sekali terhadap wilayah di sekitar waduk itu. Oleh sebab itu, pada pagi hari ini agar segera diputuskan mengenai pembebasan lahannya dan tentu saja penanganan dampak sosialnya," kata Jokowi saat memberikan pengantar pada rapat terbatas di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (18/6).
Kepala Negara minta agar semua itu, dampak pembangunan, penyelesaian pembebasan lahan, dan penanganan dampak sosial pembangunan Waduk Jatigede dikalkulasikan.
Pembangunan Waduk Jatigede itu diproyeksikan untuk mengairi puluhan ribu hektar lahan persawahan. Bukan hanya Sumedang, di mana waduk itu berada, tetapi juga daerah lainnya, seperti Majalengka, Cirebon, dan Indramayu.
Diharapkan akhir tahun 2015, proyek Waduk Jatigede sudah rampung dan bisa digenangi, sehingga di awal tahun 2016, air limpahan waduk sudah bisa dimanfaatkan.
Seperti dilansir dari Humas Setkab, tampak hadir dalam rapat terbatas itu antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Mensesneg Pratikno, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto.
[rus]
BERITA TERKAIT: