Sergio Aguero membukukan hattrick, sementara bintang Liga Inggris lainnya, Angel Di Maria menjaringkan dua gol dalam laga tersebut. Albiceleste mengawali laga dengan tampil impresif meski tanpa kapten Lionel Messi dan deputinya Javier Mascherano.
Bahkan pasukan Tata Martino cuma butuh waktu 55 menit untuk mencetak lima gol ke gawang Romel Quinones. Lebih telak lagi dalam 20 menit terakhÂir, Argentina main 10 orang karÂena Di Maria kram dan Martino tak punya lagi pemain di bangku cadangan.
Pesta gol Albiceleste sudah dimulai pada menit 25. Dari luar kotak penalti, Angel Di Maria mengirimkan tembakan silang dengan kaki kirinya. Bolivia yang belum juga terjaga, terseret telak. Selang empat menit, Ezequiel Lavezzi dijatuhÂkan di kotak terlarang. Penalti diberikan, dan Sergio Aguero yang mengambil eksekusi makin membuat timnya terbang.
Menit 31, skor terus meninggi. Kali ini, Aguero mencatatkan gol keduanya dengan cantik. Bolivia yang tidak berkembang, tidak bisa berbuat apapun. Sementara, Albiceleste sedikit bermasalah ketika Sergio Romero harus menepi. Sang kiper utama menÂgalami memar bahu. Martino menggantinya dengan Nahuel Guzman di sisa pertandingan.
Albiceleste masih bisa menyÂalak. Setelah Aguero membuÂkukan hattricknya, Di Maria menutup pesta gol timnya pada menit 55. Martino lantas melepas para pemain pelapis seperti Erik Lamela dan Gonzalo Higuain ketika laga berlangsung satu jam. Mundurnya Di Maria tidak menggoyahkan mereka. Skor akhir 5-0, dan Argentina tuÂrut menang seperti dua unggulan lain, Uruguay serta Kolombia.
Bagi Aguero, tiga gol ke gawang Bolivia itu merupakan modal penting untuk persaingan di lini depan Argentina. Sebab, dia harus bersaing ketat dengan Gonzalo Higuain dan Carlos Tevez untuk posisi No. 9 alias striker utama.
Gol itu juga bisa menjadi jawaban bagi kekhawatiran pelatih Gerardo "Tata" Martino. "Tim ini kekurangan pemain No. 9," ujar Martino.
"Martino meÂmintaku bermain di posisi tersebut dan aku menunjukkan bisa beradaptasi dengan baik. Sebab, posisi itu juga kuÂmainkan di Manchester City," ujar pencetak gol terbanyak Premier League musim 2014-15 itu seusai pertandingan seperti dilansir Goal, kemarin.
Antusiasme serupa juga diraÂsakan Di Maria. Dia tertantang untuk membuktikan diri pantas menjadi starter dalam skuad arahan Martino.
Di Maria, kapten pada laÂga versus Bolivia, berharap bisa menunjukkan performa apik bersama Tim Tango setÂelah menjalani musim berat di Manchester United. "Bermain dengan kostum timnas punya makna besar buatku. Aku akan selalu melakukan yang terbaik," tutur Di Maria.
Argentina akan melakoni pertandinÂgan pertama Copa America 2015 mengÂhadapi Paraguay pada Sabtu (13/6). Selain Paraguay, Tim Tango juga akan meladÂeni Uruguay dan Jamaika pada penyÂisihan Grup B. ***
BERITA TERKAIT: