Insya Allah, Besok Lokalisasi Prostitusi di Ponorogo Ditutup

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 07 Juni 2015, 19:50 WIB
<i>Insya Allah</i>, Besok Lokalisasi Prostitusi di Ponorogo Ditutup
rmol news logo Di Jawa Timur terdapat 48 lokalisasi prostitusi dan 12 sudah ditutup. Lokalisasi yang segera ditutup adalah di Kabupaten Ponorogo, sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia.

"Besok, insya Allah akan dilakukan penutupan lokalisasi prostitusi di Kabupaten Ponorogo. Tempat itu merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Sekolah Khadijah, Bangkalan, Jawa Timur, Minggu (7/6/2015).

Penanganan pasca penutupan, pemerintah daerah (pemda) diminta berperan aktif dengan membuka lapangan kerja yang maksimal, terutama bagi warga di daerah-daerah yang teridentifikasi asal para Wanita Tuna Susila (WTS) tersebut.

"Komitmen pemerintah mensejahterakan segenap warga, juga bagi para WTS. Peran aktif pemda asal WTS merupakan kunci dalam upaya memotong rantai prostitusi di Indonesia," imbuhnya.

Pentutupan lokalisasi merupakan salah satu ikhtiar dan komitmen semua pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dunia pendidikan untuk mengubah pekerjaan para WTS itu secara yang lebih baik.

Di dunia prostitusi, ada empat persoalan yang fundamental, yaitu perbudakan, eksploiltasi, tindak kejahatan, serta perdagangan manusia atau human trafficking.

"Penutupan lokalisasi prostitusi merupakan salah satu bentuk ikhtiar dan komitmen pemerintah untuk menghilangkan empat persoalan fundamental tersebut," katanya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA