Hasil ini memangkas jarak dua poin dengan tamunya di papan klasemen, sekaligus mengobati luka lama. Sejak tahun 2011 tim berjuluk Les Phoceens itu belum pernah menang sekalipun mengÂhadapi Monaco.
Terakhir,
Les Rouge et Blanc menaklukan Marseille 1-0 pada Desember tahun lalu, dan keÂmarin, Les Phoceens memetik kemenangan di kandang. Tapi hasil ini tidak begitu signifiÂkan untuk mewujudkan target pelatih Marcelo Bielsa di awal musim, yakni meraih tiket Liga Champions.
Harapan itu sudah mustahil diwujudkan. Pasalnya, hingga kini Marseille baru mengumÂpulkan 63 poin, jauh dengan Olympique Lyonnais yang lebih dulu mengamankan tiket dengan total 71 poin.
Namun, bagi sang kiper, Steve Mandanda hasil ini penting unÂtuk dibahas. "Kami memainkan laga ini dengan sangat berhati-hati. Sekarang kemenangan bisa kita raih. Saya melihat keungÂgulan yang paling saya rasakan adalah mental," jelas Mandanda di situs resmi klub.
Peluang Marseille ikut kualiÂfikasi Liga Champions musim depan sangat berat. Monaco yang punya 65 angka terlalu gesit dikejar. Kini target yang masih realistis adalah menemÂpati posisi ketiga yang masih ditempati Monaco. Seperti yang diakui Florian-Thauvin.
"Apakah segala sesuatunya untuk mendapatkan tiga besar? Kami ingin bermain maksimal dan hasil harus istimewa," ujar sang gelandang.
Pada laga teranyar ini tuan rumah mengawali laga dengan buruk. Joao Moutinho berhaÂsil membawa Monaco unggul lebih dulu di menit pertama ketika tembakan jarak jauhnya menyasar sudut gawang.
Andre Pierre Gignac nyaris menyamakan kedudukan, tapi tandukannya meleset tipis dan tendangannya berhasil ditepis oleh Danijel Subasic.
Beruntung, pasukan OM berhaÂsil bangkit di 11 menit tersisa ketiÂka Andre Ayew menanduk umpan silang Romain Alessandrini dan menyamakan kedudukan.
Alessandrini selanjutnya membalikkan kedudukan denÂgan sentuhan manis di depan gawang untuk mempersembahÂkan tiga poin pada Marseille.
Kekalahan ini bagi skuat besuÂtan Leonardo Jardim juga tidak berdampak besar. Mereka masih nyaman menempati peringkat tiga. Laga berikutnya bisa diÂpastikan Monaco bakalan meÂnang mudah, pasalnya tim klub yang didirikan pada tahun 1924 ini akan menghadapi tim zona degradasi, Metz pada Minggu (17/5). ***
BERITA TERKAIT: