Stuttgart Berani Bermimpi di Bundesliga

Kalahkan Mainz 2-0

Selasa, 12 Mei 2015, 08:08 WIB
Stuttgart Berani Bermimpi di Bundesliga
Daniel Didavi
Kecil Besar
rmol news logo Klub jurukunci Vfb Stuttgart menajklukkan tamunya FSV Mainz 2-0 (0-0) dalam laga Bundesliga di Stuttgart, Jerman, kemarin pagi WIB. Dengan demikian Stuttgart terus memelihara mimpinya untuk lolos dari degradasi.

Stuttgart kini mengantungi nilai 30. Walau jadi jurukunci, peluang untuk bertahan di kasta tertinggi Jerman masih terbuka, karena hanya ber­selisih satu angka dengan tiga klub di atasnya, dengan dua pertandingan tersisa.

Pelatih Stuttgart Huub Stevens secara mengejutkan memasukkan Daniel Didavi dalam starting line up. Padahal, Didavi belum pulih betul dari cedera yang dideritanya sejak 20 Desember lalu.

Stevens juga memainkan strikernya Daniel Ginczek. Pada dua menit awal, Ginczek sempat memberi ancaman sebelum serangannya diga­galkan bek Mainz, Nikolce Noveski.

Setelah pertarungan berakhir tanpa gol di babak pertama, Stuttgart mencoba lebih agresif di babak kedua. Kebuntuan baru pecah di 25 menit tera­khir.

Pada menit 66 gol pem­buka Stuttgart lahir lewat Didavi. Gelandang kelahiran Nurtlingen itu melepaskan sepakan dari jarak 28 meter yang hanya membuat Loris Karius, kiper Mainz melongo melihat gawangnya bobol di tiang dekat.

Permainan kemudian lebih terbuka. Filip Kostic kemudian menggandakan keunggulan menit 79 memanfaatkan kerja sama dengan Ginczek dan striker asal Austria Martin Harnik.

Stuttgart wajib memenang­kan dua pertandingan tersisa jika ingin bertahan. Itu pun dengan catatan masih me­nanti tiga tim lain di atasnya Freiburg, Hannover 96 dan Paderborn. Hingga berita ini diturunkan Paderborn masih menjamu tamunya Wolfsburg.

Stevens sadar posis­inya masih belum aman. Jika Stuttgart terdegradasi, dia harus meletakkan jabatan. Pelatih asal Belanda ini kem­bali ke klub pada November setelah membantu Stuttgart tetap bercokol di bundesliga, namun sejauh ini dia gagal, dan tim tampil kurang meyakinkan dengan raihan rata-rata kurang dari satu angka.

"Soal nasib, saya hanya bisa pasrah. Yang penting kami terus berjuang agar tim ini bertahan di Bundesliga musim depan," katanya. ***
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA