MANUSIA BINTANG

Jenderal Badrodin: Polisi Itu The Shadow of Civilization

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 29 April 2015, 21:51 WIB
Jenderal Badrodin: Polisi Itu <i>The Shadow of Civilization</i>
jenderal badrodin haiti/rmol
rmol news logo Jenderal Badrodin Haiti merupakan salah seorang tokoh penerima "Democracy Award" dari Kantor Berita Politik RMOL. Saat pertama kali diberi tahu akan menerima penghargaan itu, Kepala Polri ini sempat bertanya.

"Saya sempat nanya apa kaitannya Polri sama demokrasi?" ujar Jenderal Badrodin dalam sambutannya pada acara Malam Budaya Manusia Bintang 2015 "Indonesia Poros Asia" di Gedung Sapta Pesona, Jakarta (Rabu, 29/4).

Dia akhirnya berkenan menerima setelah dijelaskan pihak panitia bahwa pemahaman demokrasi sangat luas, tidak melulu mengenai kekuasaan.

"Tapi dijelaskan bahwa demokrasi memiliki makna luas, bukan soal kekuasaan. Demokrasi ini ujungnya kesejahteraan," ujar jenderal bintang empat ini.

Dalam kesempatan itu, ia bercerita pengalamannya setiap menerima kenaikan pangkat, yaitu harus melewati perjuangan berat.

Terakhir sebelum diangkat jadi Kapolri, dia menjadi Plt Kapolri. Selama tiga bulan menjadi Plt Kapolri, korps Bhayangkara sedang disorot terkait kisruh dengan KPK. Belum lagi persoalannya yang mengemuka saat itu.

"Tiga bulan Plt Kapolri itu tugas berat. Bahkan melebihi tugas sebagai Kapolri," sambungnya.

Lebih lanjut, mantan Wakapolri itu berpendapat bahwa Polri merupakan bayangan dari masyarakat. Baik dan buruk polisi itulah cerminan masyarakat.

"Polisi itu the shadow of civilization. Kalau polisinya seperti itu maka masyarakatnya tidak akan jauh seperti itu juga," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA