Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan 7,9 skala richter dengan pusat gempa di darat pada kedalaman 15 km telah menghancurkan beberapa wilayah di Nepal (Sabtu, 25/4). Lebih dari 1.000 orang meninggal dan diperkirakan akan terus bertambah.
"Jika diperlukan, kami akan mengiriman bantuan sesuai mekanisme yang ada," ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Minggu (36/4).
Sejauh ini kawasan yang mengalami rusak paling parah adalah wilayah di sekitar ibukota Nepal, Kathmandu dan kota Pokhara. Getaran gempa juga terasa di wilayah sekitar seperti India, Bangladesh, Tibet, serta kawasan pegunungan Mount Everest.
Salah satu bangunan bersejarah Nepal, Menara Dharahara atau Menara Bhimsen setinggi 61 meter yang berada di pusat Sundhara juga hancur akibat gempa itu. Menara ini adalah salah satu peninggalan penting Nepal. Dharahara dibangun Perdana Menteri Nepal Bhimsen Thapa dan diakui UNESCO sebagai peninggalan penting dunia.
[rus]
BERITA TERKAIT: