Jokowi: Jika Menemui Masalah dalam Berinvestasi, Silahkan Hubungi Saya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 21 April 2015, 07:25 WIB
Jokowi: Jika Menemui Masalah dalam Berinvestasi, Silahkan Hubungi Saya
joko widodo/net
rmol news logo . Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut gembira penyelenggaraan World Economic Forum On East Asia (WEF-EA) ke-24, di Jakarta, yang pelaksanaannya berdekatan dengan Peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung.

Presiden berharap kedatangan para pemimpin bisnis dunia, politisi, akademisi, dan pemimpin masyarakat lain dalam WEF-EA itu, akan bisa melihat peluang-peluang usaha yang sangat besar di Indonesia.

"Silakan datang dan berinvestasi di Indonesia. Jika anda menemui masalah, silakan hubungi saya," kata Jokowi saat memberikan sambutan pada pembukaan WEF-EA ke-24, yang diselenggarakan di Hotel Sangri-La, Jakarta, Senin sore (20/4).

Sebagaimana dunia yang sekarang berada di masa transisi, menurut Presiden, Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya, keadaan menjadi sangat sulit. Namun, lanjut Presiden, jika ia menemui kendala, ia juga melihat adanya kesempatan.

"Faktanya, kendala yang kami hadapi adalah peluang bagi Anda," kata Presiden.

Kepala Negara meyakini, jika RRT berubah, Jepang berubah, Indonesia juga akan berubah. Mengapa? "Karena rakyat saya berkata bahwa Indonesia harus melakukan perubahan," ungkap Presiden.

Presiden mengaku, setiap minggu dan setiap bulan ia pergi ke desa-desa, kota-kota, rakyat senantiasa memintanya, untuk melakukan perubahan. Dikatakan Kepala Negara, perubahan bisa jadi menyakitkan. Namun, tidak ada proses tanpa melalui suatu perubahan. Tidak ada pencapaian tanpa suatu usaha.

"Tiap minggu, tiap bulan, banyak orang berkata pada saya, Pak Jokowi, tolong lakukan perubahan di Indonesia," terangnya.

Presiden mengisahkan, setelah tahun 1997, Asia Tenggara mengalami krisis keuangan. Banyak orang yang bertanya-tanya, apakah Indonesia akan bertahan? Jawabnya, kata Jokowi, sudah hampir 20 tahun berlalu, Indonesia saat ini menjadi negara demokrasi yang stabil. Bhineka Tunggal Ika lebih kuat dari sebelumnya. Indonesia telah menjadi lima besar negara dengan ekonomi terbesar di Asia serta merupakan pemain kunci di G-20.

"Rakyat Indonesia sangat bijaksana. Mereka memiliki potensi yang besar. Oleh sebab itu, saya disini untuk mengundang anda dengan keyakinan 100 persen, Indonesia akan bangkit. 100 persen yakin Indonesia akan bangkit," tegas Presiden.

Oleh sebab itu, Presiden kembali menyampaikan undagannya kepada para peserta WEF-EA ke-24  untuk bergabung bersama dirinya dan seluruh rakyat Indonesia dalam perjalanan yang sangat luar biasa, petualangan yang luar biasa, dan untuk memperoleh profit yang luar biasa pula. "Dan jika Anda menemui masalah, silahkan hubungi saya!" pungkasnya dilansir dari laman seskab.go.id.

Tampak hadir saat Presiden memberikan sambutan itu antara lain Perdana Menteri (PM) Rusia Arkady Dvorkovich, Deputi PM Vietnam Nguyen Xuan Phuc, dan PM Kamboja Samdech Techo Hun Sen. Selain itu tampak pula Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA