Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW) , Edison Siahaan, dalam keterangan, Sabtu malam (18/4).
"Sehingga rekayasa atau pengalihan arus lalu lintas harus benar-benar dapat membuat semua aktivitas berjalan lancar, atau tidak menimbulkan kemacetan di ruas jalan yang tidak dilalui oleh para tamu negara tersebut," ungka Edison.
Selain itu, katanya, ITW juga meminta agar masyarakat menahan diri untuk tidak berpergian dengan kendaraan pribadi untuk hal-hal yang tidak perlu. Hal ini untuk mengurangi jumlah kendaraan yang melintas di jalan raya.
Bagi ITW, pemerintah harus mampu mengendalikan kondisi lalu lintas saat KAA digelar pada 19-24 April 2015. Untuk itu, sebagai penyelenggara lalu lintas dan angkutan jalan, pemerintah harus sungguh-sungguh mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman, tertib dan lancar.
"Mementum ini sangat penting untuk menunjukan kepada dunia bahwa tertib lalu lintas merupakan bagian dari budaya Indonesia," demikian Edison.
[ysa]
BERITA TERKAIT: