"Program-program tersebut akan membuka pengetahuan ibu dan masyarakat setempat untuk lebih mengenal potensi sumber pangan dan juga nilai gizi di lingkungannya," kata Head of Corporate Affairs PT Sarihusada, Arif Mujahidin, dalam silaturahmi dengan wartawan di Jakarta (Sabtu, 28/2).
Selain mengandung edukasi dengan hadirnya profesor di bidang nutrisi dan gizi, program ini juga akan lebih memberdayakan masyarakat setempat untuk lebih kreatif dalam menyajikan bahan makanan yang bergizi bagi keluarga.
"Program ini akan kami teruskan karena bermanfaat untuk memperbaiki pola hidup sehat, nantinya para ahli dibidang gizi dan nutrisi tetap akan kami hadirkan, selain membuka wawasan ibu dan dan masyarakat setempat para ahli ini juga akan memberikan pelatihan tentang pemanfaatan potensi sumber makanan di lingkungannya,†kata Arif yang juga ditemani tim corporate affairs Sarihusada.
Berbagai program lainnya yang akan dilanjutkan dalam waktu dekat menurut Arif adalah Nutritalk, warung anak sehat dan lainnya. Selain itu, Sarihusada akan membantu teman-teman yang mempunyai informasi tentang posyandu atau ingin tahu lebih banyak tentang gizi.
"Kami siap berbagi tentang gizi dengan menghadirkan tim expert," katanya.
Arif juga menyatakan, pada 2014, pihaknya juga telah ikut memberikan kontribusi susu sebanyak 16 ton selama pelaksanaan program Bakti Kesejahteraan Rakyat (Bhakesra) yang menyambangi pulau-pulau terluar di Indonesia yang digagas oleh kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkoksera).
[ysa]
BERITA TERKAIT: