Janji pemain 22 tahun itu diucapkan setelah kupingnya tak tahan mendengar cemoohan terhadap performanya yang dianggap keÂdodoran. Thauvin dinilai tampil di bawah level standar oleh pelatih Olympique Marseille, Marcelo Bielsa. Pada musim ini tercatat dia baru mencetak lima gol dalam 25 laga berlalu di Ligue 1 PranÂcis. Itulah yang mendasari justifikasi Bielsa pada gelandang andalannya itu.
Awalnya Thauvin tidak mengÂgubrisnya dengan terus beraksi dalam setiap laga tapi media terus menyorotnya. Namun dia tetap bersabar dan terus bekÂerja keras untuk meningkatkan kualitas bermainnya.
Setelah sempat dibela mantan juru takÂtiknya, Elie Baup, kekesalannya telah meluap. Gelandang andalan Les Phoceens ini tidak terima kerja kerasÂnya yang maksimal tidak dihargai malah berbuah cibiran yang menusuk telinga. Kini Thovin siap keluarkan seluruh keÂmampuannya.
Aksinya nanti digunaÂkan untuk membungkam rewelnya segelintir orang yang khawatir terhadap kemungkinan jatuhnya Marseille dari posisi tiga besar klasemen ligue 1 Prancis.
"Saya ingin mengÂabaikan pembicaraan tentang penampilan. Semua orang memiliki kehebatan dan mereka harus mempertimbangkan setiap potensi, kualitas, dan perkemÂbangan. Saya akan tunjukkan dalam pertandingan," katanya di goal.
Wajib bagi pemain asal Prancis ini berusaha keras dalam laga nanti. Apalagi bila melihat lima laga terakhir, timnya selalu kesulitan meraih kemenangan.
Kala bertandang ke markas
Saint-Etienne empat hari lalu skor imbang 2-2. Makanya laga kandang dini hari nanti adalah kesempatan emas meningÂkatkan performa bagi Marseille.
Tidak terlalu sulit untuk menang bagi tuan rumah jika menilik kekuatan lawan dari atas kertas. Dalam lima laga terakhir Caen sama sekali tidak mampu melahirkan kemenanÂgan saat melawan Marseille. Sedikit peningkatan dalam berlaga sudah pasti bisa menundukkan tim berjuluk
Les Sang et.Tapi belakangan liarnya anak asuhan Patrice Garande ini sering kali membuat kejutan. Dua penyerang mereka, Emiliano Sala dan Bazile adalah amunisi berbahaya Caen. Tim kelas berat macam PSG pernah ditahan imbang 2-2. Bahkan pada 22 Februari mereka sanggup membantai Lens 4â€"1. ***
BERITA TERKAIT: