SBA, yang diselenggarakan di enam negara, memastikan para pemenangnya telah berhasil menunjukkan signifikansi dampak sosial dan lingkungan dari bisnis mereka, serta mengelola dampak tersebut secara sistematis. Dan dalam SBA Indonesia tahun ini, yang dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Presiden SBY, dan beberapa menteri dari Kabinet Kerja, Nestle Indonesia dinobatkan sebagai Category Winner-Supply Chain Management.
"Adalah komitmen pada CSV yang mengantarkan kami meraih SBA untuk ketiga kalinya. Konsep CSV memungkinkan perusahaan untuk menciptakan manfaat bagi masyarakat melalui tindakan yang turut membantu menghadapi masalah-masalah sosial dan lingkungan," kata Presiden Direktur Nestlé Indonesia Rashid Qureshi dalam acara penyerahan penghargaan SBA di Jakarta (25/2).
Hal ini menunjukkan bahwa sebenarnya, lanjut Rashid, mendorong pengembangan dan pemberdayaan masyarakat serta meraih keuntungan perusahaan merupakan dua hal yang sangat berkaitan. Pemahaman ini yang diharapakan dapat dimengerti oleh para pelaku bisnis.
Perusahaan-perusahan yang baru mulai mengintegrasikan konsep penciptaan manfaat bersama bagi masyarakat dalam strategi bisnis mereka kerap mempertanyakan bagaimana cara mengatasi tantangan-tantangan tersebut sambil tetap memastikan bahwa perusahaan dapat meraih hasil yang menguntungkan.
Di Nestle, jelasnya, praktik tersebut berakar pada pemahaman bahwa bisnis hanya dapat meraih sukses jangka panjang apabila masyarakat juga ikut menerima manfaatnya. Berangkat dari pemahaman tersebut, Nestle kemudian mencari peluang untuk menghubungkan kegiatan-kegiatan di sepanjang mata rantai usahanya dengan tindakan-tindakan yang dapat membantu mengatasi isu sosial dan lingkungan.
Selama lebih dari 30 tahun, misalnya, Nestle Indonesia telah menyediakan bantuan teknis dan finansial untuk para petani dan peternak susu, kopi dan cokelat agar mereka dapat menjalankan praktik pertanian yang berkelanjutan.
"Inisiatif ini dapat menjamin pasokan bahan baku yang kami butuhkan namun tetap dengan cara yang dapat meminimalkan dampak terhadap lingkungan. Pada saat yang sama, inisiatif tersebut juga meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil produksi para petani, menjaga keberlangsungan sumber pendapatan petani dan peternak serta meningkatkan kesejahteraan mereka," ungkapnya.
"Kami berharap perolehan SBA untuk ketiga kalinya ini dapat menunjukkan bagaimana lingkungan, masyarakat, ekonomi dan kinerja bisnis yang sehat dapat saling memperkuat satu sama lain dalam jangka panjang," demikian Rashid Qureshi.
[ysa]
BERITA TERKAIT: