"Seluruh gardu distribusi sudah bisa beroperasi dan siap mengalirkan listrik ke pelanggan," ungkap Koesdianto, selaku Manajer Bidang Komunikasi, Hukum, dan Administrasi PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, dalam keterangannya kepada
RMOLJakarta, Selasa (17/2).
Koesdianto mengatakan, pada saat banjir yang merendam hampir seluruh titik wilayah Ibukota, sebanyak 626 gardu distribusi sempat dipadamkan.
"Akibatnya pompa di Waduk Pluit dan beberapa tempat lainnya sempat tidak aktif," tuturnya.
Koesdianto menuturkan, gardu terakhir yang dinyalakan adalah gardu yang memasok listrik untuk Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Jakarta Utara.
Namun, katanya, Jika dalam beberapa hari ke depan hujan kembali turun dan menyebabkan banjir, maka bisa jadi PLN akan kembali memutus aliran listrik dengan memadamkan gardu-gardu distribusi.
"Indikator PLN untuk mematikan aliran listrik adalah jika banjir menggenangi rumah warga, gardu distribusi, dan gardu induk," tukasnya.
[husnie/sim/jkt/adm]