Hasil itu membuat prestasi terÂbaik Los Rojiblancos membantai Real Madrid 4-0 (7/2) langsung terkubur.
Pelatih Atletico, Diego SimÂeone dengan kesatria menyaÂtakan siap bertanggung jawab atas kekalahan ini. Tidak jelas tanggung jawab apa yang siap ditanggungnya.
Simeone memakai formasi 4-3-3 dengan memasang Mario Mandzukic, Antoine Griezmann, dan Fernando Torres di barisan depan. Tapi lini tengah yang diisi Tiago, Gabi, dan Saul Niguez kesulitan menjaga penguasaan bola.
"Saya memilih tim yang salah di babak pertama. Itu bukan kesÂalahan pemain, tapi karena saya tidak bisa menyeimbangkan tim," kata Simeone dikutip AS.
Simeone lantas menganalisis kesalahan yang juga dibuat timnya di sepanjang 90 menit pertandinÂgan. Menurutnya, Atletico kurang keseimbangan dan terlalu mudah kehilangan bola.
Kekalahan mengejutkan ini menggagalkan Atletico meniÂpiskan jarak dengan tim papan atas. Atletico tetap berada di posisi ketiga dengan 50 poin dari 23 pertandingan. Namun, Atletico semakin tertinggal dari Real Madrid (57 poin) dan Barcelona (56 poin) yang menÂempati posisi dua.
Sedangkan bagi Celta, kemeÂnangan ini mengantarkannya naik ke posisi kesembilan dengan 28 poin dari 23 pertandingan.
Dari awal laga sebetulnya Atletico langsung tancap gas kacaukan barisan tuan rumah. Layaknya tuan rumah, Celta Vigo juga berusaha mempertahÂankan kehormatannya di mata ribuan penggemar.
Anak asuhan Manuel Eduardo Berizzo terus membuat perlawaÂnan untuk Los Rojiblancos. Trio penyerang Celta Vigo, Fabian Orellana, Joaquin Larrivey dan Nolito nampak berhasil mengaÂcaukan lini belakang lawan.
Lini tengah kubu Balaidos-julukan Celta Vigo nampak kuat karena arahan dari gelangdang sekaligus komando mereka, Michael Krohn-Dehli. Hingga turun minum pasukan Diego Simeone terus kelimpungan.
Celta Vigo yang terus konsisÂten dengan skema permainan menyerang mereka, mendapat hasil lewat penalti di menit 58. Penalti didapat usai Nolito diÂlanggar Suarez, eksekusi yang dilakukan sang bomber mampu membawa timnya unggul.
Gawang Atletico yang dikawal Miguel Moya kembali keboboÂlan di laga ini. Sepakan kencang Orellana di menit 71. KeungÂgulan dua gol Celta bertahan hingga laga usai.
Manuel Agudo Duran atau akrab dipanggil Nolito mengataÂkan, kabar tentang kuatnya bariÂsan belakang Los Rojiblancos ternyata hanya isapan jempol belaka.
"Saya merasakan kalau tidak sulit untuk memecah fokus mereka," jelas Nolito di laman resmi klub.
Kemenangan ini membuat pelatih Celta Vigo, Eduardo Berizzo gembira.
"Kami puas mengamankan pertandingan. Kami menang secara adil," kata Berizzo dikuÂtip ESPN.
Bagi Berizzo, kemenangan ini membuat dorongan moril pada timnya untuk derby pekan depan melawan Deportivo La Coruna. ***
BERITA TERKAIT: