Nasir Djamil: Harus Ada Evaluasi di Lapas Banda Aceh

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 14 Februari 2015, 03:01 WIB
Nasir Djamil: Harus Ada Evaluasi di Lapas Banda Aceh
ilustrasi/net
rmol news logo Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil berkunjung ke Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Banda Aceh, terkait kaburnya tujuh narapidana.

Dalam kunjungan, Nasir dan rombongan memeriksa kamar para napi, terutama kamar tujuh napi yang kabur.

"Kita melihat harus ada evaluasi supaya kejadian ini tidak diulang kembali," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (14/2).

Menurut Nasir, evaluasi yang perlu dilakukan antara lain melakukan pembenahan di dalam kamar napi yang banyak terdapat dekorasi-dekorasi, penambahan kayu, dan terdapat banyak kain berserakan.

"Itu kan aturannya tidak boleh, ini harus menjadi perhatian penting bagi setiap lapas yang ada di Indonesia. Kaburnya napi ini menjadi tamparan keras bagi semua pihak yang berkaitan dengan Lapas," jelas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Pada Kamis dini hari (5/2), tujuh penghuni Lapas Klas II A Banda Aceh melarikan diri setelah membobol tembok kamar mandi sel tahanan. Para napi memanfaatkan sebilah pahat besi yang mereka buat bergagang.

Napi kabur melalui lubang yang digali di sisi kamar mandi berdiameter sekitar 30 x 40 centimeter. Mirisnya, kamar yang dijebol itu hanya berjarak 35 meter dari pos pemantau yang terdapat di setiap sudut lapas.

Enam di antara napi yang kabur tersangkut kasus narkoba dan ada yang harus menjalani hukuman hingga tahun 2027. Seorang lainnya terlibat kasus pembunuhan. [why]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA