Demikian disampaikan Menteri Koordinator Maritim, Indroyono Soesilo, saat bertemu dengan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Unggul Priyanto dan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, di Jakarta (Selasa, 10/2),
Indroyono juga mengatakan bahwa Program Pembangunan Satelit Penginderaan Jauh Nasional (National Remote Sensing Satellite) karya anak bangsa perlu segera direalisasikan untuk mengimplementasikan visi Presiden Jokowi, yaitu membawa Indonesia menuju Poros Maritim Dunia.
"Itu hanya akan terwujud melalui kehadiran satelit penginderaan jauh milik sendiri yang akan diberi nama Indonesian Satellite (Inasat)," ungkap Indroyono.
Dalam pertemuan ini pun disepakati untuk dilanjutkannya Program Inasat dengan menghimpun kemampuan nasional yang sudah dikuasai saat ini sehingga Indonesia dapat mandiri di bidang satelit, stasiun bumi dan aplikasi teknologi penginderaan jauh.
Dalam waktu dekat, masih kata Indroyono Soesilo, ia akan segara menggelar Rapat Koordinasi Tingkat Menteri guna mendengarkan Paparan Program Inasat milik Lapan ini sehingga dapat diambil kebijakan pemerintah selanjutnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: