"Karena Freeport memang suka melanggar kesepakatan," kata Ketua Pemuda Muhammadiyah, Muhammad Sukro, kepada
Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Sabtu, 7/2).
Sukron mengingatkan kembali, selama puluhan tahun Freeport sudah merampok kekayaan Indonesia dengan cara yang sangat halus. Dan belakangan, Freeport malah meremehkan Indonesia dengan mengingkari kesepakatan yang telah dibuat
"Mustinya awal tahun ini smelter yang telah dijanjikan Freeport telah di buat sesuai dengan komitmen, tapi Freeport berani melanggarnya. Itu sangat menyepelekan Indonesia," tegas Syukron.
"Jangankan bicara divestasi saham, komitmen membangun smelter aja diingkari. adi menurut kami Freeport sudah layak diusir dari Indonesia," demikian Sukron.
[ysa]
BERITA TERKAIT: