Kemenangan AC Milan atas Parma 3-1 dalam giornata 21 di Stadio Giuseppe Meazza, kemarin, menjadi penanda keÂbangkitan Rossoneri usai meÂnelan tiga kekalahan beruntun di laga terakhirnya.
Sejak awal laga AC Milan tampil lebih meyakinkan sejak menit awal. Kesempatan mencetak angka pun datang pada menit ke-17 ketika Christian Rodriguez menahan bola tandukan Cristian Zaccardo dengan tangan. Wasit menunjuk titik putih, dan dijawab dengan keberhasilan Jeremy MeÂnez melakukan eksekusi. Milan unggul satu gol.
Parma membuat pembalasan pada menit ke-24 lewat Antonio Nocerino. Paruh pertama ditutup dengan skor imbang.
Depan pendukungnya sendiri, serangan tuan rumah sepanjang babak kedua menggila dari kedua sayap. Sisi kiri pertahanan Parma menjadi pusat tekanan tuan rumah.
Skema tersebut langsung membuahkan hasil positif, melalui sebuah serangan balik cepat nan mematikan, diawali dari pergerakan cepat Alessio Cerci dari sayap kanan di menit ke-57, umpan pendeknya berÂhasil dijangkau Menez, yang kemudian berhasil membobol gawang lawan. Menit ke-76 Milan menambah gol melalui aksi Cristian Zaccardo. Skor 3-1 bertahan hingga laga usai.
Tambahan tiga angka memÂbuat Il Diavolo Rosso-sebutan lain AC Milan merangsek di uruÂtan delapan dengan perolehan 29 poin. Sementara Parma tetap menjadi juru kunci klasemen Serie A, dan masih berkesempatan menambah pundi-pundi poinÂnya di laga akhir pekan hadapi Chievo.
Pelatih Milan, Filippo Inzaghi berharap kemenangan ini menÂjadi titik kebangkitan tim pada laga selanjutnya. Di tengah badai cidera pemainnya, sang pelatih punya mimpi bisa meÂlihat pasukannya menaklukkan Juventus Ahad (8/2).
"Saya tahu ini pertandingan sulit. Semoga beberapa pemain bisa kembali dan kami bisa jalani laga dengan baik," ucap Inzaghi usai pertandingan.
Allenatore 42 tahun ini juga berharap agar anak-anak asuhnya bisa memberikan apapun untuk Milan. Kemenangan ini memang menyenangkan tapi bukan berarti Jeremy Menez Cs bisa berpuas diri. "Kami berharap bisa lebih sering menang."
Kemenangan perdana di tahun ini menjadi modal bagus jelang sowan mereka ke Turin. Itu ditegaskan juga oleh penjaga gawang Diego Lopez. Dia meÂlihat Juventus kini bukan lagi lawan beratnya.
"Duel melawan Juventus sepÂerti melawan tim terbaik di Italia saat ini. Kami pergi ke sana unÂtuk meraih kemenangan," kaÂtanya. ***
BERITA TERKAIT: