Diduga Diving, Penalti Gignac Diprotes

Olympique Marseille vs Evian Thonon 1-0

Senin, 02 Februari 2015, 08:17 WIB
Diduga Diving, Penalti Gignac Diprotes
Andre-Pierre Gignac
Kecil Besar
rmol news logo Olympique Marseille kembali menduduki peringkat kedua klase­men sementara Ligue 1 Prancis. Posisi itu diraih berkat kemenangan tipis dengan skor 1-0 (0-0) atas Evian Thonon di Stade Velodrome, dinihari kemarin WIB.

Satu-satunya gol penentu kemenangan Les Phoceens dic­etak Andre-Pierre Gignac dari titik penalti pada menit ke-49. Tambahan tiga angka cukup me­mastikan Marseille yang sempat terlempar ke peringkat tiga kem­bali menempati posisi runner up menggeser Paris Saint-Germain, yang memiliki torehan angka sama yaitu 47 poin.

Dengan demikian, torehan tiga angka yang diraih Marseille membuat persaingan papan atas semakin sengit seiring keduanya hanya terpaut satu angka dengan pemuncak klasemen Olimpique Lyon.

Mendominasi permainan sedari kick-off , Marseille mendapatkan banyak peluang. Brije Dja Djedje setidaknya dua kali mengancam dengan sundula dan tendangan jarak dekat, sementara sejumlah upaya dari Gianelli Imbula kandas oleh blok pemain bertahan Evian. Sementara dua tandukan dari Andre-Pierre Gignac melayang di atas mistar.

Kerja keras OM tidak berakhir sia-sia. Mereka memetik keung­gulan empat menit pascajeda lewat konversi penalti Gignac, yang diberikan wasit Frank Sch­neider menyusul pelanggaran terhadap Dimitri Payet di dalam kotak terlarang.

Kendati beberapa kans setelah­nya kembali terbuang percuma, setidaknya satu gol tersebut sudah cukup untuk memastikan raihan angka penuh bagi Les Phoceens.

Usai pertandingan, pelatih Evian Pascal Dupraz memprotes keputusan wasit memberikan hadiah penalti kepada Marseille. Menurut dia, wasit tak layak memberikan penalti lantaran ada unsur diving di dalamnya. "Kami tak layak dihukum. Itu bukan pelanggaran," kata Dupraz seperti dilansir Goal, kemarin.

Dia bahkan menuding wasit telah berpihak pada tim tuan rumah. Sebab, dia merasa tim­nya dirugikan keputusan wasit tersebut. Apalagi, timnya tidak mendapat hadiah penalti di awal pertandingan.

"Kami yang sebenarnya layak mendapat hadiah penalti. Tapi jika saya mengatakan sesuatu tentang itu saya akan berakhir di depan komisi disiplin," ujarnya. ***
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA