Tidak Ada Gebrakan Jokowi-JK dalam 100 Hari Pertama

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 30 Januari 2015, 03:12 WIB
Tidak Ada Gebrakan Jokowi-JK dalam 100 Hari Pertama
jokowi-jk/net
rmol news logo . Begitu tinggi harapan rakyat pada pemerintahan Jokowi-JK. Namun sayang, hingga 100 hari pemerintahan, rakyat masih belum puas menyaksikan gebrakan-gebrakan pembangunan Jokowi- JK

"Sama sekali belum terlihat indikator-indikator kemajuan bangsa yang dapat menjamin perubahan signifikan di waktu selanjutnya," kata Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Lidya Natalia Sartono, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Jumat, 30/1).

Malah, lanjut Lidya, selama 100 hari ini pemerintahan Jokowi-JK justru dibayang-bayangi sejumlah persoalan krusial di sejumlah sektor pembangunan baik sektor pertanian, perdagangan, tata kelola birokrasi, pembangunan infrastruktur, maupun penegakan hukum.

Di sektor pertanian, lanjut Lidya, kebijakan Jokowi-JK secara umum masih belum menyentuh peningkatan kesejahteraan rakyat. Misalnya, dalam kasus pengadaan benih. Meskipun, di sisi lain, harus diakui, suntikan fiskal pemerintah untuk infrastruktur pertanian lumayan besar namun target terwujudnya kedaulatan pangan masih belum maksimal dijalankan.

"Demikian pula di sektor perdagangan. Pemerintah belum dapat menyeimbangkan harga bahan pokok pasca diturunkanya harga bahan bakar. Pasar bahkan tak terkontrol negara," tegas Lidya.

Di sektor transportasi, masih kata Lidya, pembangunan tol laut masih sekedar wacana yang menghiasi lembaran media massa. Hingga saat ini masih belum ada blue print yang jelas dari kementerian perhubungan untuk mempercepat pembangunan tol laut. Padahal, pembangunan tol laut merupakan salah satu visi Jokowi-JK saat Pemilihan presiden tahun 2014.

"Di sektor perindustrian, PMKRI menilai kementerian ini masih lemah untuk memajukan perindustrian nasional. Hal tersebut tercermin dari beberapa agenda sektoral yang masih jalan ditempat dan hanya sebatas wacana publik," demikian Lidya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA