Pasek: Kalau Salah Langkah, Jokowi Bisa 'Skak Mat'

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 28 Januari 2015, 18:16 WIB
Pasek: Kalau Salah Langkah, Jokowi Bisa 'Skak Mat'
ilustrasi
rmol news logo Perseteruan KPK dan Polri membuat citra positif presiden Joko Widodo menurun. Namun, di 100 hari pemerintahannya ini, Jokowi punya strategi untuk menaikkan popularitasnya. Salah satunya dengan menjual isu sektor kemaritiman, yang telah dilupakan presiden sebelumnya.

"Jokowi pintar, dia jual kemaritiman yang sudah ada sejak jaman Sriwijaya dulu ditinggalkan. Dia juga diuntungkan dengan kondisi bahan bakar minyak (BBM) dunia yang harganya turun,"jelas anggota DPD I Wayan Gede Pasek Suardika (Rabu, 28/1).

Menurut Pasek, strategi Jokowi dalam mengatasi kekisruhan dua lembaga penegak hukum KPK dan Polri harus kembali dipertegas dan hati-hati.

"Kalau salah langkah Jokowi bisa skak mat. Tim independen tidak bisa sepenuhnya independen. Berpihak kepada KPK ia ambil tukang kritik seperti Erry Riana dan Imam Prasodjo," ucap Pasek.

Menurut Pasek, Jokowi juga harus konsisten meminta Bambang Widjojanto dan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan berani membawa persoalan tersebut ke pengadilan.

"Tapi berani enggak BW dan BG? Tapi kayaknya mereka enggak berani, hanya dibawa ke ranah sosial politik. Jokowi memang tak boleh intervensi hukum, tapi wajib selamatkan KPK dan Polri," demikian Pasek. [zul] 

ARTIKEL LAINNYA