Demikian disampaikan pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, kepada kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Selasa, 27/1).
"Kopassus adalah pasukan khusus yang keberadaannya bukan dalam wilayah mengamankan harta publik," tegas Susaningtyas.
Susaningtyas menjelaskan, spesialisasi Kopassus adalah anti gerilya, operasi pengintaian khusus, intelijen dan anti teror.
"Jadi sudah benar Kopassus tidak ikut menjaga gedung KPK," ujar Nuning, begitu Susaningtyas disapa.
Menurut Nuning, apabila Kopassus turut serta menjaga gedung KPK justru malah akan memperkeruh situasi konflik yang ada.
"Hendaknya kita semua dapat mendudukan KPK dan Polri dalam koridor hukum, serta tidak menariknya dalam ranah politik," demikian Nuning.
[ysa]
BERITA TERKAIT: