Modal Jumpa Inter di Perempat Final

Napoli Vs Udinese 2-2 (5-4)

Sabtu, 24 Januari 2015, 09:39 WIB
Modal Jumpa Inter di Perempat Final
Rafael Benitez
Kecil Besar
rmol news logo Tekad Napoli mempertahankan mahkota juara Coppa Italia makin terbuka usai menyingkirkan Udi­nese pada babak 16 besar di Sta­dion San Paolo, kemarin di hari WIB. I Partenopei menundukkan Udinese 5-4 lewat drama adu penalti, usai satu pemain lawan, Allan gagal mengeksekusi. Ha­sil ini menjadikan modal Napoli berhadapan Inter Milan di babak perempat final.

Tuan rumah dibuat kelimpun­gan menghadapi Bianconeri-julukan Udinese. Meski tim tamu berada dalam peringkat 12 klasemen sementara tapi kemampuan bertahan dan per­lawanan tak kalah hebatnya dari tuan rumah.

Udinese membuka keunggu­lan lebih dulu, melalui sepakan keras Cyril Thereau di menit ke-58. Napoli mampu menyamakan keadaan melalui penalti, yang sukses dieksekusi Jorginho pada menit 68.

Marek Hamsik membuka asa ke­menangan bagi Il Partenopei mela­lui golnya di babak tambahan, tepat di menit ke-99. Namun Le Ze­brette berhasil memaksakan babak adu penalti, setelah Panagiotis Kone menyetarakan keadaan menjadi 2-2 di menit 104.

Napoli akhirnya keluar se­bagai pemenang melalui babak adu penalti, setelah kelima ekse­kutornya sukses menceploskan bola dalam jala Simon Scuffet. Sementara Udinese tersingkir, akibat kegagalan penalti pemain pengganti, Rodrigo Aguirre.

Pelatih Napoli, Rafa Benitez menegaskan bahwa timnya memiliki teknik yang baik lebih baik dari Udinese.

"Saya melihat semua tampil baik, kami semua telah melihat semua feedback fisikal dari skuat. Kami adalah juara Coppa Italia dan semua harus menghor­mati itu," kata pria Spanyol itu di Football Italia.

Sedangkan, bagi pelatih Udi­nese, Andrea Stramaccioni laga 120 menit itu merupakan performa terbaik timnya. Bagaimana tidak, mereka mampu unggul lebih dulu namun kemudian disamakan melalui eksekusi penalti, Udinese harus bermain dengan 10 orang sejak menit 68. Kalah jumlah di atas lapangan, Zebrete Cs mampu bertahan dan melawan.

Meski kalah, Starmaccioni tetap memuji penampilan skuat­nya. Menurutnya, para peng­gawa Udinese sudah berjuang semaksimal mungkin untuk memenangkan pertandingan.

"Kami kecewa tersingkir, tapi saya tidak bisa meminta lebih dari pemain. Saya pikir ini adalah salah satu penampilan terbaik Udinese di musim ini," katanya.

Juru taktik berusia 39 tahun ini juga senang dengan konsentrasi timnya yang terus fokus pada pembinaan usia muda. Udinese memiliki proyek untuk mem­bangun sebagian besar pemain muda berbakat, itu merupakan proyek yang besar.” ***

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA