Jepang dan Iran Kalah Dramatis

Semifinal Piala Asia: Australia Vs UEA, Korsel vs irak

Sabtu, 24 Januari 2015, 09:05 WIB
Jepang dan Iran Kalah Dramatis
Shinji Kagawa
Kecil Besar
rmol news logo Piala Asia edisi 2015 dipas­tikan akan menghadirkan juara baru. Sang Incumbent, Jepang bersama favorit Iran takluk lewat adu penalti dari lawan-lawannya di perempat final.

Irak harus menang dengan susah payah. Younis Mahmoud cs berhasil menyingkirkan Iran melalui adu penalti dengan skor agregat 10-9 di Stadion Canberra, Australia, kemarin.

Selama 90 menit, ditam­bah 2x15 menit extra time kedua tim bermain imbang 3-3. Sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. Penendang pertama penalti kedua tim gagal. Penendang kedelapan, Shalim Shakir berhasil menjebol jala Alireza Haghighi. Sebelumnya penen­dang kedelapan Iran, Vahid Amiry gagal merobek gawang Jalal Hassan.

Dengan hasil ini, Irak lolos ke fase semifinal dan akan bertemu dengan Korea Selatan (Korsel) pada Senin (26/1). Korsel menang 2-0 saat menghadapi Uzbekistan di Melbourne, Australia, Kamis (22/1).

Pelatih Irak, Radhi She­naishil, memuji penampilan sang kapten, Mahmoud yang bermain luar biasa. Mahmoud berhasil membangkitkan men­tal rekan-rekannya untuk terus meladeni permainan Iran.

Mahmoud pantas jadi pemimpin di antara mayoritas pemain muda kami. Dia adalah tipe pemain yang dibenci oleh lawan, dan rekan satu tim san­gat menyukainya,” ungkapnya usai pertandingan.

Menurut bekas pemain Irak ini, sempat berhembus kabar dirinya tidak akan menurunkan pemain 32 tahun tersebut. Namun, pelatih kelahiran 11 Agustus 1966 ini tetap menu­runkan Younus, dan meraih hasil positif.

Sebagai pelatih saya meli­hat apa yang pemain tunjukkan selama latihan dan di lapangan. Saya berharap yang terbaik untuknya ; dia bintang dan penting bagi Irak,” ungkapnya.

Radhi menyatakan, timnya juga mempunyai peluang yang sama dengan ke empat tim yang berada di fase semifinal. Meskipun Korsel dan Australia lebih dijagokan ketimbang timnya.

Ada banyak sejarah ddan ada banyak hasil positif bagi Irak melawan Korsel. Saya tahu itu bukan pertandingan mudah, tapi mudah-mudahan kami dapat menampilkan per­mainan yang terbaik,” ujarnya.

Kejutan terjadi di laga Uni Emirat Arab (UEA) yang berhasil men­jungkalkan juara bertahan, Jepang melalui drama adu penalti, dengan skor 5-4 di Anz Stadium, Sydney, Australia. Selama 120 menit, kedua tim hanya bermain imbang 1-1.

UEA sebenarnya bisa menang lebih cepat, kar­ena sudah unggul du­luan lewat Ali Ahmed Mabkhout menit ketujuh. Kemenan­gan di depan mata sirna karena Jepang menyamakan skor lewat Gabu Shibasaki sembilan menit menjelang bubar.

Me­masuki adu penalti, dua algojo Jepang gagal menc­etak gol, yaitu Keisuke Honda dan Shinji Kagawa Sementara itu, penendang ketiga UEA, Ismail Ahmed, gagal menjalankan tugasnya. ***

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA