Golkar Tengah Gali Kuburan Sendiri

Perundingan Dua Kubu Basa-basi

Rabu, 14 Januari 2015, 09:29 WIB
Golkar Tengah Gali Kuburan Sendiri
Partai Golkar
rmol news logo Perundingan dua kubu berseteru Partai Golkar dianggap hanya basa-basi politik. Buktinya, kedua kubu saling melakukan gugatan di pengadilan. Padahal pada saat yang sama proses islah sedang berjalan.

Rencananya hari ini, Golkar versi Munas Bali dengan Golkar versi Munas Jakarta akan kem­bali melakukan pertemuan guna melakukan penjajakan perdama­ian. Pertemuan ini merupakan pertemuan ketiga kalinya.

Politisi senior Partai Golkar, Hajrianto Tohari mengata­kan, kedua pihak yang sedang berseteru sedang menggali lubang kubur masing-masing. Dia menilai, membawa konflik dan mempertaruhkan nasib partai besar seperti Golkar ke pengadilan merupakan tinda­kan yang sangat memalukan.

Memalukan. Ini akan men­jadi tontonan publik saat mereka berantem di pengadilan. Biarkan saja mereka berkelahi di penga­dilan, sampai habis ‘darah’ dan energi mereka,” kata Hajrianto saat dihubungi kemarin.

Bekas Wakil Ketua MPR ini mengaku tidak habis pikir den­gan kedua pihak, baik Abur­izal Bakrie maupun Agung Laksono yang sama-sama keras kepala. Penyelesaian di meja hijau, kata dia, hanyalah penyelesaian hukum yang bersifat legal formal.

Padahal soal ini bukan hanya persoalan hukum semata yg sifatnya legal formal itu. Ini persoalan politik. Bisa saja selesai di pengadilan, tetapi itu tidak akan mengakhiri kereta­kan dan perpecahan internal!” pungkasnya.

Menurutnya, bila konflik ini terus dipelihara, sama saja den­gan melakukan bunuh diri poli­tik. Saya sudah berkali-kali sarankan untuk gelar munas rekonsiliasi atau munas islah. Tapi faktanya tidak digubris ya lihat saja akibatnya nanti. Sekarang keduanya malah sal­ing menggugat ke pengadilan,” katanya kesal.

Hajriyanto menambahkan, harusnya elite di dua kubu bisa lebih peka terhadap aspi­rasi warga Partai Golkar yang mendambakan rekonsiliasi. Dia mengatakan, saat ini para pendukung islah yang jumlah­nya mayoritas lebih memilih tidak bersuara.

Anggota tim juru runding kubu Aburizal Bakrie, Sharif Cicip Sutardjo menuturkan, ko­munikasi dengan pihak Agung Laksono masih berlanjut. Bah­kan rencananya hari ini, kedua pihak akan kembali bertemu.

Perundingan selanjutnya digelar Rabu (15/1), Insya Al­lah di Kantor DPP Partai Gol­kar. Sampai saat ini jadwalnya sudah fixed,” katanya. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA