Arema, Sriwijaya, Persija Juara Kembar

Trofeo Persija2015

Senin, 12 Januari 2015, 10:11 WIB
Arema, Sriwijaya, Persija Juara Kembar
Arema, Persija, Sriwijaya
Kecil Besar
rmol news logo Turnamen pramusim bertajuk Trofeo Persija 2015 menghadirkan sejarah baru. Untuk kali pertama, tiga tim yang berpartisipasi pada turnamen segitiga ini dinobatkan sebagai juara.

Baik Persija Jakarta selaku tuan rumah, Sriwijaya FC dan Arema Cronus berhak mengklaim titel juara, lantaran memiliki poin yang sama di akhir turnamen, yakni tiga. Sebenarnya, ada sistem lain untuk menentukan juara jika kondisinya seperti di atas (poin sama), yakni dengan menghitung agregat gol. Jika ini hitungannya Sriwijaya yang juara karena menang adu penalti dengan skor lebih banyak.

Tapi, lagi-lagi panitia penye­lenggara dibuat pusing, lantaran ketiga tim tak mampu mencetak satu pun gol di waktu normal. Di pertandingan pertama antara Per­sija kontra Sriwijaya FC, kedua tim sebenarnya menampilkan permainan yang menarik. Na­mun, karena buruknya penyele­saian akhir dari masing-masing pemain di kedua kubu, skor 0-0 bertahan hingga laga usai. SFC menang 3-5 via adu penalti.

Pertandingan kedua antara SFC melawan Arema Cronus juga berjalan cukup menarik. Tempo cepat yang diperagakan kedua tim kerap menghasilkan peluang-peluang berbahaya. Namun lagi-lagi, penyelesaian akhir menjadi masalah. Skor kembali 0-0, dan Arema ke­luar sebagai pemenang usai menghantam SFC 2-4 di babak tos-tosan.

Jalannya pertandingan pa­mungkas antara Persija kontra Arema juga tak kalah menarik dari dua pertandingan sebelum­nya. Persija yang sedikit lebih dominan, punya banyak pelu­ang, namun gagal memanfaat­kannya dengan baik. Sementara itu, para penggawa Arema juga tak mampu menembus rapatnya barikade pertahanan Persija, skor kembali buntu, 0-0 di 45 menit terakhir. Persija menang 4-2, juga di babak adu penalti.

Dengan kondisi ini, ketiga tim mencatatkan rekor identik, yakni meraih satu kemenangan via adu penalti, dan kalah juga lewat adu penalti. Poin tiga menjadi milik ketiganya.

Ya ini akan menjadi PR buat terjun di ISL musim 2015. Anak-anak masih belum bisa menyerang secara efektif, seh­ingga lini depan pun kesulitan mendapatkan peluang matang,” jelas pelatih Persija Rachmad Darmawan. ***

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA